Pemerintah Jepang akan Panggil Carlos Ghosn Terkait Kasus Nissan

104
Kemudi.id - Carlos Ghosn

Kemudi.id – Skandal kelalaian produksi yang dilakukan pihak Nissan hingga berujung recall 1,2 juta unit mobil ternyata berbuntut panjang. Pemerintah Jepang rencananya akan memanggil Carlos Ghosn selaku pucuk pimpinan Nissan.

Walaupun Nissan sudah mengakui kecerobohannya pada September 2017 lalu, dan telah melakukan upaya perbaikan, namun ternyata belum dianggap cukup. Pemerintah Jepang melalui Kementerian Transportasi masih ragu akan mekanisme tata kelola perusahaan, mengingat kegagalannya mengatasi kesalahan tersebut, dan berencana untuk menanyai managemen tertinggi.

“Kami akan berbicara dengan pihak manajemen untuk menilai apakah laporannya akurat atau tidak,” ujar Menteri Transportasi Keiichi Ishii mengutip Nikkei, Kamis (28/12/2017).

Terdengar kabar dari sumber kementerian, kalau pemerintah berkeinginan untuk mengajukan pertanyaan kepada Carlos Ghosn, Chairman Nissan Motors, di mana dirinya belum membuat pernyataan publik mengenai skandal pemeriksaan tersebut.

Nissan juga secara efektif sudah melepas Wakil Direktur Eksekutif Manufaktur, Fumiaki Matsumoto. Namun, produsen mobil terbesar kedua Jepang itu terancam denda 200 juta yen (Rp 23 miliar) terkait kelalaian tersebut.

Sampai saat ini Kementerian Perhubungan Jepang belum mengumumkan kalai investigasi di markas besar Nissan akan berakhir, atau berapa lama penyelidikan yang lebih besar akan dilakukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here