Seputar Kasus Larangan Mendengar Musik dan Merokok Sambil Mengemudi

209
Setting musik untuk menghadirkan lagu-lagu favorit

Kemudi.id – Para pengguna mobil beberapa hari ini dihebohkan mengenai larangan mendengarkan musik dan merokok di mobil sambil berkendara.

Kedua kegiatan tersebut dianggap melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 juncto Pasal 283 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Jelas kabar tersebut cukup mengusik para pengguna kendaraan roda empat, dan memunculkan beragam pandangan pro kontra.

Kabar terbaru muncul dari Kompas.com yang mewawancara Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pujiono Dulrahmanmengatakan. Dijelaskan tak ada larangan merokok dan mendengarkan musik saat mengendarai kendaraan.

Ikut bernyanyi dan bergaya berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara [shutterstock]
“Kita pahami UU tersebut yang dimaksud penuh konsentrasi adalah setiap orang pengemudi kendaraan bermotor dengan penuh konsentrasi dan perhatian, tidak terganggu perhatiannya karena contohnya kelelahan, sakit, ngantuk, menggunakan telepon, menonton televisi saat berkendaraan. Kalau sedang mendengarkan radio seperti sekarang tidak ada masalah,” ujar Pujiono kepada Sonora seperti dikutip Kompas.com pada Jumat (2/3/2018).

Komentar tersebut jelas berseberangan dengan pernyataan yang keluar dari Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto pada Kamis (1/3/2018).

Budiyanto menilai, mendengarkan musik dan radio beserta kegiatan lain, seperti merokok, menggunakan ponsel, dan terpengaruh minuman beralkohol, melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hal itu tercantum di Pasal 106 Ayat 1 juncto Pasal 283

Pujiono berujar mengenai pendapat Budiyanto perihal larangan mendengarkan musik pun kurang tepat.

Larangan mengemudi sambil merokok

“Mendengarkan musik itu yang dilarang, mendengarkan musik dengan gerakan-gerakan berlebihan itu yang enggak boleh. Tapi kalau mendengarkan saja tidak masalah,” kata Pujiono.

Gerakan berlebih yang dimaksud dimisalkan seperti mendengarkan musik namun diiringi dengan karaoke yang menggunakan alat bantu lain seperti microphone yang dikhawatirkan akan memecah perhatian pengemudi.

Kompas.com juga melansir tanggapan Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Argo Yuwono yang menjelaskan bahwa merokok dan mendengarkan musik saat berkendara diperbolehkan.

Mengemudi tidak boleh disbukkan dengan kegiatan lain yang menganggu konsentrasi

Menurut Argo, ada lima hal yang tak boleh dilakukan saat berkendara. Antara lain melaju dengan melawan arah, tidak menggunakan helm, mengendarai kendaraan sambil mengoperasikan ponsel, berboncengan dengan jumlah berlebihan, dan mengendarai kendaraan saat masih berusia di bawah umur.

Argo memperbolehkan pengendara mendengarkan musik saat tengah berkendara. Namun saat ditanya apakah pengendara boleh merokok saat berkendara, ia tak menjawab dengan lugas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here