Maut di Jalan Menurun “Tanjakan Emen”, Bagaimana Mengantisipasinya?

63
Berkendara kencang - FBFS

Kemudi.id – Kecelakaan merupakan momok semua pengguna jalan. Di mana pun dan kapan pun bisa terjadi. Seperti yang terjadi baru-baru ini (10/2/2018) di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat. Kejadian ini terjadi di Jalan Raya Jurusan Bandung, menuju Subang (Turunan Emen), dan sudah mengakibatkan banyak korban jiwa.

Jalan menurun kerap menimbulkan kecelakaan, terlebih bagi pengemudi yang kurang waspada. Melintas jalan menurun perlu perlakuan khusus. Lantas, bagaimana cara mengendarai mobil yang benar di jalan menurun?

Gunakan gigi rendah saat meluncur di turunan

Drivers Prep, (10/2/2018), melansir beberapa arahan saat melintas di jalan menurun. Ditulis bahwa posisi gigi saat melalui turunan yang terbaik adalah yang paling rendah, dan ini berlaku untuk mobil bertransmisi manual.

Sedangkan untuk transmisi otomatis pada dasarnya tidak jauh berbeda. Untuk mendapat efek pengereman mesin, maka pastikan tuas transmisi berada di posisi 2. Sementara itu, jika turunnya curam, maka pindahkan tuas ke posisi L.

Salah kaprah

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pengemudi saat mobil meluncur di turunan adalah memindahkan tuas transmisi ke posisi N atau netral. Tujuannya, agar mobil lebih irit bahan bakar. Padahal, perilaku ini sangat salah.

Gigi rendah berfungsi juga untuk membantu pengereman

Pada posisi gigi netral, tidak ada efek pengereman mesin dan jalannya mobil hanya mengandalkan rem saja. Ini membuat kontrol pengemudi atas kendaraan tidak akan maksimal. Sangat mungkin juga rem akan cepat panas, bahkan mengalami blong.

Selain aspek-aspek teknis seperti yang telah dijelaskan, tentu faktor lainnya dalam mengemudikan semua jenis kendaraan bermotor adalah tetap tenang atau tidak panik. Telah banyak sekali contoh kepanikan pengemudi akhirnya berbuah petaka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here