Ini Ragam Mobil Bekas yang Kurang Laku

193
Mobil bekas jadi alternatif pilihan ketika harga mobil baru melambung

Kemudi.id – Ketika mobil idaman berlabel baru masih terasa mahal, maka mobil bekas bisa jadi alternatif. Ada beberapa model mobil bekas yang paling dilirik dan tidak laku di pasar. Beberapa informasi berhasil dikumpulkan dan ditulis Kompas.com untuk menjadi acuan.

Berdasarkan keterangan lima pengelola diler mobil bekas di Depok dan Jakarta Selatan yang ditemui Kompas.com, Selasa (13/2/2018), jenis mobil bekas yang sulit laku adalah hatchback, sedan dan medium sport utility vehicle ( SUV).

Sulit lakunya mobil-mobil bekas dari jenis hatchback, sedan ataupun medium SUV disebabkan harganya yang relatif mahal untuk ukuran mayoritas konsumen mobil bekas. Sebab mayoritas konsumen mobil bekas biasanya adalah pencari mobil yang harganya masih di bawah Rp 120 juta.

SUV merupakan jenis mobil bekas yang kurang diminati

Berbeda dengan harga Jazz keluaran 2013 yang harganya masih berkisar Rp 150 juta sampai Rp 170 juta. Dengan tahun sama, mobil jenis sedan atau medium SUV bisa mahal dari harga tersebut.

Penanggung jawab di diler Kara Mobil, Jalan Margonda, Depok, Jay mengibaratkan, dari 10 calon konsumen yang datang ke dilernya, hanya satu atau dua orang yang mencari mobil jenis hatchback, sedan ataupun medium SUV. Kondisi itu membuat diler biasanya baru akan mencari mobil jenis tersebut jika ada pesanan.

Guna menyiasati harga, Jay menyebut diler biasanya menawarkan konsumen mobil lansiran lama. Misalnya sedan Toyota Soluna lansiran 2004 yang bisa dijual hanya dengan Rp 35 juta.

“Untuk Toyota Yaris tahun 2006 bisa Rp 80 juta,” kata Jay.

Harga jadi pertimbangan pasar mobil bekas

Sementara itu, Ronny Subagja, petugas pemasaran Ciliwung Motor di Kelapa Dua, Depok, mengatakan untuk SUV, dilernya masih mau menjual belikan low SUV seperti Toyota Rush ataupun Daihatsu Terios. Itupun kalau ada pesanan. Ronny menyatakan tidak mau menjual belikan medium SUV seperti Toyota Fortuner karena mahalnya harga dan sulitnya mencari pembeli.

“Kita sih cari yang Rp 100 jutaan saja. Paling banyak ya seperti yang saya bilang, minibus kayak Avanza, Xenia, kadang-kadang APV,” ujar Ronny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here