Friday, January 30, 2026
HomeSportMotoGP Jerman 2025 Hanya 10 Pembalap Finish, Ada Fun Fact Lain

MotoGP Jerman 2025 Hanya 10 Pembalap Finish, Ada Fun Fact Lain

Kemudi.id – MotoGP Jerman di Sachsenring, Jerman (13/7/2025) melahirkan beberapa data yang sangat menarik. Terutama bagi yang awam terhadap persaingan seru di MotoGP.

Pada lomba di sirkuit dengan panjang 3,6 kilometer tersebut telah melahirkan ‘raja’ baru. Marc Marquez yang menjadi juara saat MotoGP Jerman 2025 kemarin, mendapat julukan SachsenKing. Saking seringnya menang di situ.

Data lain yang juga menarik yakni jumlah starter yang dilepas dari grid position. Jika biasanya MotoGP melepas 22 pembalap, kemarin hanya 18 rider saja.

Pembalap yang tak ikut balap disebabkan karena kecelakaan yang dialami dan dinyatakan tak bisa ikut balap. Seperti Franco Morbidell dari Pertamina Enduro VR46 Racing yang kecelakaan saat latihan.

Dirinya terjatuh, bahkan sempat berguling-guling di udara saking kencangnya saat jatuh. Demikian juga dengan motor Ducati yang dipacunya. Selain motor hancur, Franco juga merasa nyeri di lengan.

Selain itu, Somkiat Chantra pembalap Idemitsu Honda LCR juga gagal start karena kecelakaan juga saat latihan. Pembalap asal Thailand ini dinyatakan enggak boleh ikut lomba.

Ternyata, bukan MotoGP Jerman 2025 saja yang jumlah starternya berkurang banyak.

Kejadian hampir serupa juga dialami saat MotoGP Australia pada 2011 silam. Saat itu hanya 14 pembalap yang bisa start. Namun jumlah pengikutnya ketika itu hanya 17.

Jadi saat MotoGP Australia 2011 hanya berkurang 3 peserta, di MotoGP Jerman ini berkurang 4 pembalap.

Namun, hal yang paling mengejutkan adalah jumlah finisher di balap tersebut. Dari 22 yang terdaftar sebagai pembalap regular, hanya 18 yang start dan hanya 10 yang bisa finish.

Pembalap yang terjatuh Joan Mir, Ai Ogura, Marco Bezzecchi, Savadori, Fabio di Giannantonio, Johann Zarco, Pedro Acosta and Miguel Oliveira.

 

Benar-benar MotoGP weekend yang sangat seru.

Rata-rata pembalap terjatuh di tikungan 1. Paling apes mungkin menimpa Fabio Di Giannantonio, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing.

Kala itu, dirinya sedang berada di posisi 2, mencoba mengejar Marc Marquez sebagai pimpinan lomba. Namun ternyata tiba-tiba dirinya rebah di aspal bersama motornya. Enggak bisa melanjutkan lomba dan harus kehilangan posisi dan terutama poin.

Selain turn 1, yang mematikan juga di turn 2. Terjatuh di sana ada pembalap Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing.

Sebelum di MotoGP Jerman ini, finisher yang juga sedikit terjadi di Grand Prix tahun 1974 di Nurburgring, Jerman. Ketika itu hanya 4 pembalap yang finish dari 7 yang dilepas dari grid.

Agaknya Jerman ada sejarah sendiri terhadap balap motor internasional ini.

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terpopuler