Friday, January 30, 2026
HomeMotor259 Tim Mahasiswa Berkompetisi, Astra Honda SDGs Future Leaders Dorong Lahirnya Pemimpin

259 Tim Mahasiswa Berkompetisi, Astra Honda SDGs Future Leaders Dorong Lahirnya Pemimpin

Kemudi.id – Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menggelontorkan total dana Rp126 juta.

Yayasan AHM melalui program Astra Honda SDGs Future Leaders 2025 (SFL) menggandeng generasi muda untuk turut serta dalam pembangunan berkelanjutan.

Mengusung tema ‘Synergy for Sustainability’, program ini diikuti 259 tim mahasiswa dari 116 perguruan tinggi di 29 provinsi, melalui ide kontribusi sosial yang bisa punya pengaruh di daerah masing-masing.

Program yang telah berjalan pada Juli hingga November 2025 ini akhirnya memilih 3 tim terbaik. Penilaian berdasar pada kreativitas, kebermanfaatan program serta potensi keberlanjutan.

Untuk bisa sampai implementasi program-program dari para finalis tersebut, Yayasan AHM mendukung pendanaan dengan total nilai Rp126 juta tersebut.

Program terbaik Astra Honda SDGs Future Leaders 2025 lahir dari tim Pemuda Berkarya, Universitas PGRI Madiun. Tim menyodorkan program Pemberdayaan Pertani Madu di Dusun Maron Madiun, Jatim. Disebutkan program kerja dari para peserta ini bisa memberi manfaat ke puluhan petani madu karena mampu memberikan solusi yang dibutuhkan masyarakat.

Hal tersebut terlihat dari sambutan positif Kelompok Tani Dusun Marun Madiun pada implementasi program yang dibuat. Petani sendiri merupakan peternak lebah Klanceng yang merupakan penghasil madu lokal.

Mereka merancang sumber pakan lebah lewat penanaman berbagai jenis pohon bunga. Pembuatan alat pemanen madu modern yang juga didukung penerapan Internet of Things (IoT) untuk proses penyiraman pohon bunga sebagai sumber pakannya.

Sebagai bentuk keberlanjutan lainnya, diinisiasi juga mengenai wisata edukasi mengenai pemberdayaan lebah. Ini menjadi alternatif pendapatan baru bagi para petani selain madu.

“Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi dan dukungan yang diberikan Yayasan AHM untuk generasi muda,”

“Sebagai mahasiswa, kami diberikan ruang untuk hadir dan langsung terjun di masyarakat dalam menjawab isu sosial terkait ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Yoga Ferry Pradana, Ketua Tim Pemuda Berkarya.

Tim Gehu dari Universitas Diponegoro, Semarang juga mendapat pendanaan. Mereka mengusun program ‘Mengubah Limbah Tahu Menjadi Pupuk Cair Biofertilizer’ yang berlokasi di Desa Gogik, Semarang.

Kemudian tim Arunika Berdaya dari Universitas Gadjah Mada, Jogja juga mendapat pendanaan. Program yang diajukan Aksi Konservasi Demi Keberlanjutan Energi dan Air di Pesisir Pantai Kayu Arum, Gunungkidul, Jogja.

Program ini disebut mampu memberi manfaat bagi ratusan pengunjung setiap bulannya.

Astra Honda SDGs Future Leaders 2025 merupakan sebuah kompetisi adu gagasan antar mahasiswa. Yang bisa diimplementasikan langsung saat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Guna memberi kontribusi sosial ke masyarakat dari pelajar tingkat Perguruan Tinggi.

Yayasan AHM mendorong mahasiswa untuk bisa merancang solusi yang kreatif dan inovatif terhadap berbagai isu sosial yang ada, berbasis SDGs di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Program ini kami rancang untuk mendorong lahirnya pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan sosial masyarakat,”

“Kami ingin mengajak mahasiswa punya kepekaan sosial dengan turut andil menciptakan solusi yang berkelanjutan, berdampak dan memberi value bagi generasi muda,” ucap Ahmad Muhibbuddin, Ketua Yayasan AHM.

Pada ajang ini peserta ditantang menjawab keresahan sosial yang ada untuk dinilai para juri yang kompeten. Pada rangkaian kegiatan, peserta mengikuti proses seleksi, penilaian proposal project, presentasi, hingga penilaian lapangan dampak implementasi di masyarakat.

Keseluruhan tahapan tersebut guna memastikan setiap inisiatif berjalan secara terukur, kolaboratif, dan berdampak jangka panjang.

TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler