Penulis : Fajar Eko
Kemudi.id – Peresmian pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, menandai babak baru pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Lebih dari sekadar fasilitas produksi, pabrik ini dirancang sebagai pusat ekosistem EV terintegrasi yang mendukung mobilitas hijau secara berkelanjutan.
Pabrik VinFast Subang dibangun dengan lini produksi berstandar internasional dan tingkat otomasi tinggi.
Area produksi mencakup body welding, painting, assembly, pusat inspeksi kualitas, hingga gudang logistik yang terintegrasi. Seluruh fasilitas ini dirancang untuk memastikan kualitas produksi sekaligus efisiensi proses manufaktur.
Pada tahap awal operasional, pabrik ini akan memproduksi sejumlah model strategis VinFast untuk pasar Indonesia, yakni VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7 dengan konfigurasi setir kanan.
Model-model tersebut dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan, menyasar konsumen muda serta keluarga modern yang mulai beralih ke kendaraan listrik.
Ke depan, VinFast juga menyiapkan pabrik Subang untuk merakit model-model baru yang dijadwalkan meluncur pada 2026.

Tidak hanya mobil listrik, VinFast berencana memproduksi sepeda motor listrik (e-scooter) serta MPV listrik yang dioptimalkan untuk kebutuhan komersial dan layanan.
Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia, menegaskan bahwa lokalisasi menjadi fondasi utama strategi VinFast di Indonesia. Dengan membangun supplier park di kawasan pabrik, VinFast mendorong pertumbuhan industri pemasok lokal sekaligus memperdalam rantai pasok nasional secara berkelanjutan.
Ekosistem yang dibangun VinFast tidak berhenti di sisi produksi. Dalam waktu kurang dari dua tahun beroperasi di Indonesia, VinFast telah memperluas jaringan dealer, layanan purna jual, serta infrastruktur pengisian daya melalui kolaborasi dengan V-Green.
VinFast juga menjalin kemitraan dengan perbankan dan institusi keuangan untuk memudahkan akses kepemilikan kendaraan listrik.
Dengan investasi besar, portofolio produk yang beragam, serta pendekatan berorientasi konsumen, pabrik VinFast Subang menjadi tulang punggung ekosistem “For a Green Future” di Indonesia.
Kehadirannya sekaligus memperkuat posisi Indonesia dan Asia Tenggara dalam peta industri kendaraan listrik global.
