Kemudi.id – Sewajarnya brand otomotif yang telah punya produk melekat akan melakukan penjualan saat mengikuti ajang pameran.
Namun, langkah berbeda ditempuh oleh PT Laris Chandra sebagai perusahaan yang mendatangkan merek STP, Prestone (radiator.coolant-nya), Turtle Wax dan banyak lagi.
Dalam keikutsertaannya pada ajang Automechanika Jakarta 2026 di NICE (24-27/9/2026), justru tidak jualan. Ini dikonfirmasi langsung oleh Johnson Wijaya, Brand Strategist Laris Chandra saat ditemui.
“Di pameran lain kita memang juga jualan, tapi kali ini tidak. Karena kehadiran kita ada 2 misi, yakni untuk memberitahu bahwa Laris Chandra turut serta dalam ekosistem EV,”
“Hal kedua, kehadiran kita untuk menggaet dan mencari celah kerja sama dengan pihak-pihak baru, bukan saja langsung end user tapi lebih luas lagi,” ucap pria ramah ini.
Saat ini, pengguna kendaraan listrik memang sedang bertumbuh. Sehingga industri pendukung otomotif juga wajib untuk mengikuti supaya tidak ditinggalkan.
Selain itu, di ajang ini Laris Chandra sekaligus launching produk baru, meski tidak berkaitan dengan EV.
Bahkan pasar yang dimasuki produk tersebut juga sangat kecil. Radiator coolant racing merek Prestone launching di Automechanika Jakarta 2026 (24/9/2026).

Radiator coolant racing ini diperuntukan bagi mobil balap. Perbedaan yang sangat mendasar dengan coolant biasa yakni tidak mengandung ethelene glicol.
“Sehingga seandainya terjadi tabrakan dan air radiator bocor, tidak akan membuat jalanan licin,”
“Berbeda dengan coolant biasa yang ada ethelene glicol, ketika bocor dan kena aspal bisa bikin licin jalanan,” tambahnya.
Sebagai informasi, dalam regulasi balap, penggunaan radiator coolant tidak diperbolehkan karena bisa bikin licin. Hanya boleh air biasa dan coolant racing.
Mengenai harga, Johnson belum bisa menyebut pasti, karena barang baru datang dan belum ditentukan harga.

Enggak hanya itu saja, demi memggaet konsumen baru, di booth tersebut dipajang banyak produk untuk car maintenance juga car care.
Auto Gard yang merupakan brand asli Laris Chandra juga terlihat terpajang di rak.
