Tuesday, October 20, 2026
HomeMobilJetour Genap 8 Tahun, Pamer Teknologi 4WD dan Hybrid di Cina

Jetour Genap 8 Tahun, Pamer Teknologi 4WD dan Hybrid di Cina

Kemudi.id – Perjalanan tak lagi sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Gagasan inilah yang menjadi dasar strategi Travel+ Jetour sejak berdiri pada 2018, dengan menggabungkan pengembangan kendaraan, teknologi, dan pengalaman eksplorasi.

Memasuki tahun kedelapan, Jetour akan menunjukkan penerapan strategi tersebut melalui Global Technology Experience Day 2026 di Wuhu, Provinsi Anhui, serta Moganshan dan Xiazhu Lake, Provinsi Zhejiang, China (20-23/10). Mengusung tema ‘Future Travel Starts Now’, agenda ini mengajak peserta mengenal teknologi kendaraan Jetour melalui pengalaman berkendara di kawasan perkotaan hingga alam terbuka.

Hingga September 2026, Jetour mencatat penjualan kumulatif global sebanyak 2,56 juta unit dan telah menjangkau lebih dari 100 negara dan wilayah.

Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, mengatakan strategi Travel+ tidak hanya berkaitan dengan pengembangan kendaraan, tetapi juga bagaimana teknologi menjawab kebutuhan perjalanan konsumen.

“Melalui Global Technology Experience Day 2026, kami ingin menunjukkan bagaimana inovasi teknologi Jetour dapat dirasakan secara langsung dalam berbagai kondisi perjalanan, mulai dari mobilitas sehari-hari hingga eksplorasi alam,” ujar Ranggy.

Teknologi untuk Beragam Medan

Salah satu fokus kegiatan ini adalah pengenalan teknologi XWD Fully Automatic Intelligent 4WD dan GAIA All-Terrain Intelligent Architecture. Keduanya dirancang untuk mendukung kemampuan kendaraan menghadapi beragam medan. Mulai jalur pegunungan dan jalan berbatu hingga tanjakan curam serta lintasan air.

Untuk kebutuhan mobilitas harian dan perjalanan jarak jauh, Jetour juga mengandalkan sistem C-DM Super Hybrid yang menggabungkan performa dengan efisiensi energi. Teknologi bantuan berkendara serta desain kabin yang lapang dan senyap turut menjadi bagian dari pendekatan kenyamanan perjalanan.

Namun, konsep Travel+ tidak berhenti pada produk. Jetour turut menjalankan program konservasi satwa liar bersama Discovery dan Cheetah Conservation Fund di Afrika melalui program Return of the Cheetah. Inisiatif serupa juga dilakukan di Malaysia dan Pakistan.

Dalam kegiatan di China, peserta dijadwalkan mencoba kendaraan di kawasan hutan bambu Moganshan sekaligus mengenal upaya pelestarian ibis jambul di Xiazhu Lake.

Perluas Pasar Global

Jetour mengembangkan dua lini utama, yakni T-Series untuk segmen light off-road dan G-Series untuk kendaraan premium luxury off-road. Perusahaan juga mengklaim menempati posisi pertama dalam penjualan SUV bergaya boxy di 13 negara.

Ke depan, Jetour berupaya memperluas jangkauan ke pasar dengan standar tinggi, termasuk Eropa, Australia, dan Selandia Baru, sembari menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen setempat.

“Memasuki tahun kedelapan, Jetour akan terus mengembangkan portofolio kendaraan dan memperkuat kehadirannya di pasar global. Melalui ‘Travel+’, Jetour berkomitmen menghadirkan inovasi dan pengalaman yang semakin relevan dengan gaya hidup serta kebutuhan perjalanan konsumen,” tutup Ranggy.

TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler