Penulis : Farhan Abdurrahman
Kemudi.id – Tawarkan kombinasi fitur lengkap dengan gaya futuristik khas skutik modern, Peugeot Django Evo resmi diperkenalkan di Indonesia (28/10/2026).
Hadir menyasar segmen pengguna skutik lifestyle kelas premium, melengkapi jajaran lini Peugeot Django Series yang telah beredar sebelumnya.
“Kami perkenalkan produk baru Peugeot di Indonesia, sebagai tonggak penting bagi kami di market skutik tanah air,” ujar Wiliam Sinanta, Director PT. Permata Otomotif Indonesia (POI), APM Peugeot Motorcycles.
“Posisi Django Evo kami tempatkan di segmen premium lifestyle scooter, sebagai nuansa baru mendampingi Django Classic, Django Sport, dan Django Café Racer di pasaran,” tambah Erlangga Djojosaputro, Managing Director POI.
- Pengalaman 75 Tahun di Bidang Manufaktur Otomotif, BAW Siap Luncurkan Mobil Setir Kanan ke Indonesia
Secara dimensi, motor ini punya panjang 1.932 x lebar 753 x tinggi 1.110 mm dengan tinggi jok 780 mm dan tangki bensin berkapasitas 7,2 liter.
Meluncur dalam varian Allure warna Ink Black dan Cherry Red, dipasarkan Rp71 juta serta tipe Sport dalam warna Silver seharga Rp74 juta OTR Jakarta.
Sementara untuk keran pemesanan Django Evo 125 baru akan dibuka pada GAW x IMOS 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang (20-29/11/2026).
Desain
Secara desain, nuansa agresif ditampilkan lewat garis desain bodi tegas didominasi garis tajam dipadu elemen lampu full LED yang membuatnya tampil modern.
Untuk menopang aspek kenyamanan, area dek rata di depan tersedia dipadu footstep penumpang dengan tombol lipat otomatis.
Dari segi kepraktisan, terdapat laci tertutup di dek depan dengan tombol elektrik yang dapat memuat botol minum, hingga power outlet untuk smartphone.
Dapat dibuka lewat tombol elektrik, terdapat fitur lampu penerangan pada area bagasi jok yang punya kapasitas terbilang cukup lega, cukup memuat helm half face.

Fitur
Sejumlah kelengkapan khas skutik modern tersedia sebagai standar, seperti panel instrumen digital TFT 5 inci, keyless, lampu hazard, serta sensor standar samping.
Dibekali dengan lingkar roda 12 inci, dibalut ban depan 110/70 dan belakang 120/70 serta sistem rem cakram dengan dual channel ABS.
Bagian depan, kaki-kaki ditopang suspensi teleskopik dan bagian belakang menggunakan suspensi monosok.
Performa
Meski dibekali dengan mesin lebih kecil yakni 125cc, namun Django Evo memiliki performa lebih bertenaga dengan konfigurasi 4 katup SOHC berpendingin cairan.
Dipadu sistem injeksi EFI, dapat menghasilkan tenaga hingga 13 dk @8.500rpm dengan torsi maksimum 12 Nm @6.500rpm.
