Kemudi.id – Suzuki Fronx punya harga yang sangat menarik. Baik untuk calon konsumen Suzuki, terlebih bagi fans Suzuki.
Suzuki Fronx diproduksi oleh PT Suzuki Indomobil Motor (SIM). Pabriknya berada di Cikarang, Jawa Barat. Satu pabrik dengan Suzuki Ertiga, XL7 dan juga Carry.
Suzuki Fronx didistribusikan penjualannya oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang sudah sangat lama berada di Indonesia.
Saat product announcement (28/5/2025) di Jakarta, Suzuki Fronx lahir dengan 3 varian. Ada GL, GX dan juga SGX.
Masing-masing varian dibekali lagi dengan 2 pilihan transmisi. Ada yang manual dan juga otomatis. Kecuali varian SGX saja yang hanya tersedia dalam pilihan transmisi matic.
Mengenai harga, rangenya terbilang lebar. Paling murah Rp 259.000.000 untuk varian GL manual. Sedangkan tertinggi Rp 319.900.000 untuk varian SGX.
Dengan lebarnya rentang harga tersebut, tentu kontribusi penjualan juga akan berbeda untuk masing-masing varian.
Hal ini tegas dikatakan oleh Dony Ismi Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Managing Director PT SIS.
“Untuk periode-periode awal proyeksinya 50-60 persen akan ada di SGX atau varian tertinggi. Sisanya GX dan GL, tapi tetap GX yang terbanyak,”
“Ini hal yang sangat biasa untuk di Indonesia. Konsumen ingin yang tertinggi terlebih dahulu,” ucap pria ramah ini.
Setelah itu pembagian penjualan akan berubah. Menuju SGX akan punya kontribusi penjualan 40 persen, GX dan GL berbagi masing-masing 30 persen.
Angka kontribusi penjualan ini biasanya akan berjalan agak lama, sampai produk mengalami minor change.
Untuk SGX menjadi sangat wajar jika tetap menjadi yang diminati konsumen. Sebab sudah mengusung teknologi mild hybrid di mesin K15C yang dipakainya.
Tingkat efisien mesin yang tinggi tersebut juga disebabkan penerapan teknologi Dualjet Injection.
Mesin tipe ini juga terpasang di Suzuki XL7, Jimny dan juga Grand Vitara. Dengan kondisi lalu lintas kota besar di Indonesia, konsumsi bahan bakar yang sangat efisien tentu menjadi pilihan utama.
Suzuki Fronx merupakan coupe SUV berdesain global.
