Kemudi.id – Jaecoo J8 ARDIS pertama kali diperkenalkan pada ajang GIIAS 2025 di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.
Tampil dengan gagah dan berdimensi besar, Jaecoo J8 ARDIS tersebut menyasar konsumen yang senang aktivitas luar ruang.
Seperti juga produk Jaecoo lainnya serta kebanyakan brand Cina, harga yang diperkenalkan saat itu masih bersifat pre-booking.
Maksudnya, harga tersebut belum mengikat dan belum pasti di angka tersebut yang harus dibayar oleh konsumen.
Ketika itu harga yang ditawarkan kepada konsumen di angka Rp 850.000.000.
“Rasanya sangat pas dengan harga segitu. Nantinya mungkin bisa turun atau naik. Fitur yang kita adopsi di Jaecoo J8 SHS ARDIS ini juga cukup banyak dan terkini,” ucap M. Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia ketika ditemui redaksi saat GIIAS 2025 silam.
Harga resmi akhirnya diumumkan Jaecoo Indonesia. Yup, ternyata lebih rendah dibanding saat pre-booking. Kini harga Jaecoo J8 SHS ARDIS ini cukup di Rp 818.000.000 saja.
Pengumuman harga ini bersamaan juga komitmen Jaecoo Indonesia turut serta di ajang kompetisi rally raid, Indonesia Rally Raid Adventure (IRRA) yang akan berlangsung pada Desember mendatang.
Jaecoo J8 SHS ARDIS ini mengusung sangat banyak fitur yang seru ketika mobil dipakai aktivitas sehari-hari dan sesekali offroad.
Pertama tentu dari teknologi SHS-nya (Super Hybrid System) atau PHEV (Plug in Hybrid Electric Vehicle). Mobil ini menggunakan mesin bensin biasa berkapasitas 1.500 cc dengan turbo. Kemudian juga dilengkapi dengan 3 motor untuk menggerakkan mobil.
Enggak hanya sampai di situ. Kolaborasi lainnya dengan transmisi 3 percepatan DHT (Dedicated Hybrid Transmission). Menghasilkan performa dan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien.
Mengenai konsumsi tersebut, Jaecoo J8 SHS ARDIS ini bisa menempuh hingga 1.660 kilometer dalam satu kali charging baterai dan satu tangki bahan bakar. Jauh banget sih jarak tempuhnya.
Kemudian performa mesin juga enggak main-main. Jaecoo klaim kalau dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 5,4 detik.

Termasuk kencang, mengingat bobot mobil mencapai 2,2 ton.
Selain itu tentu di sisi suspensinya yang mengadopsi CDC Magnetic Suspension. Fitur ini bisa men-scan permukaan jalan dan kemudian suspensi melakukan penyesuaian.
Enggak main-main karena bisa 100 kali dalam setiap detiknya melakukan penyesuaian. Menghasilkan kenyamanan yang sangat baik di berbagai permukaan jalan.
Selanjutnya kemampuan four wheel-nya, yang diberi nama ARDIS (All Road Drive Intelligent System). Fitur ini bisa membagi torsi ke roda supaya tetap bisa bergerak di berbagai kondisi jalan meskipun licin.
