Kemudi.id – Sprinto jadi motor listrik terbaru dari PT Indomobil Emotor Internasional (IEI). Launching dilakukan saat Permata Bank Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang (21-30/11).
Sprinto menjawab keinginan konsumen yang ingin motor listrik yang efisien, modern, dan juga sekaligus bertenaga bagi para masyarakat urban.
Terbukti dengan ramainya booth IEI di GJAW 2025 yang selalu dipenuhi pengunjung. Selain itu, enggak tanggung-tanggung, selama 5 hari penyelenggaraan GJAW, Sprinto ini sudah mengantongi 500 SPK.
Ini menjadi hal yang sangat menarik, mengingat Sprinto benar-benar pendatang baru yang tentu saja konsumen baru juga melihatnya.
Tentu angka SPK ini akan terus bergerak naik seiring mulai dijual dan mudah ditemui di dealer-dealer resmi.
“Kami sangat bersyukur melihat respon yang sangat baik ini dari para pengunjung. Sprinto kami rancang sebagai solusi kendaraan listrik yang terjangkau, praktis dan juga bertenaga,”
“Pencapaian 500 SPK dalam 5 hari pertama ini tentu memotivasi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang lebih baik bagi konsumen Indonesia,” ucap Pius Wirawan, CEO PT Indomobil Emotor Internasional (IEI).
Pencapaian 500 SPK ini tidak hanya berasal dari pelanggan ritel saja, namun juga dari sekotor bisnis yang ada. Ini tentu membuka mata kalau konsumen bahkan perusahaan-perusahaan sudah mulai ‘melek’ dengan kendaraan listrik yang punya biaya operasional sangat terjangkau.
“Beberapa perusahaan sudah melihat nilai efisiensi operasional yang sangat signifikan. Sprinto mampu memberikan penghematan biaya hingga sekitar Rp7 juta per tahun untuk setiap unitnya.
“Tingkat efisensi inilah yang menjadi salah satu alasan cukup banyak perusahaan untuk mulai beralih ke kendaraan listrik kami,” tambahnya.
Biar enggak penasaran langsung ke booth IEI yang ada di Hall 8, booth C1A. Di situ akan terpajang Sprinto yang punya desain sporty sekaligus futuristik.

Depannya tempil tegas, modern juga diperkuat dengan emblem VoltAura. Ada juga AeroBlade Panel sekaglius VoltArmor Panel yang membuat tampilan lebih agresif.
Sementara itu, di belakang Arc tail light dengan cahaya yang cerah dan meningkatkan visibilitas ketika malam hari. Kemudian Geoforce Ready Panel yang menegaskan integrasi desain terhadap fitur digital yang ada di motor.
Sprinto dirancang ideal untuk perkotaan. Panjangnya 1,980 mm dengan lebar 745 mm dan tinggi 1.115 mm. Ground clearance-nya cukup tinggi, 150 mm sehingga aman di genangan pendek.
Performanya juga baik.
Dibekali dengan motor listrik 3,5 kW dengan torsi 195 Nm. Ini memberi akselerasi yang cepat saat stop and go. Sprinto juga dilengkapi fitur 3 mode berkendara dan juga Boost Mode jika ingin dorongan tenaga lebih instant lagi.
Berdasar pengujian internal, Sprinto mampu melesat 0-50 km/jam hanya dalam 6,4 detik saja. Membuatnya menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya. Sementara itu, top speed Sprinto di 90 km/jam. Sangat cukup untuk ukuran motor listrik yang lebih enak dinikmati sambil jalan santai.
Sementara itu, baterai Lithium 2,45 kWh memberi jarak tempuh sejauh 110 kilometer dalam satu kali charging. Tapi tentu dengan kondisi tertentu. Ini sudah sangat cukup untuk mobilitas sehari-hari.
Di segmennya, motor listrik pendatang baru ini punya banyak fitur unggulan. Seperti sudah dilengkapi dengan Traction Control System (TCS). Ada Combi Brake Assist juga. Kemudian Hill Start Assist, Regenarive Braking, Anti-Theft Alarm menjadi standarnya. Termasuk juga perlindungan IP67 terhadap air dan juga debu.
Kemudian dari aspek kenyamanan ada fitur Keyless Start, Push Assist Mode, Reserve Mode, Emergency Mode. Selanjutnya kotak penyimpanan yang besar sampai speaker aktif Bluetooth.
Sistem suspensi. Bagian depan model telescopic dan belakang hydrolic per keong.
Sprinto dari Indomobil Emotor Internasional (IEI) punya tinggi jok 770 mm. Sehingga cocok untuk seluruh postur tubuh konsumen Indonesia.
Dilengkapi juga dengan aplikasi Indonesia eMotor. Konsumen bisa memantau kondisi motornya lewat aplikasi ini secara real-time. Mulai status baterai sampai lokasi motor berada.
Harga?
Enggak perlu tinggi-tinggi. IEI menetapkan harga jualnya RP25.500.000.
Beli di GJAW 2025 akan banyak tambahan hadiah. Gas cus langsung ke ICE BSD.
