Kemudi.id – Geely Auto Indonesia telah memperkenalkan produk terbarunya, EX2 di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 silam. Ketika itu, crossover ini baru membuka harga pre-booking saja. Hal yang saat ini sangat wajar demi melihat antusiasme konsumen terlebih dahulu.
Sejurus kemudian, Geely Auto Indonesia akhirnya mengumumkan harga resminya di PIK 2 (20/1/2026). Terdapat 2 trim yang ditawarkan, Pro diberi harga Rp 255.000.000 dan varian Max berharga Rp 285.000.000
“Tapi untuk periode launching ini kita berikan harga spesial. Untuk yang Pro harganya Rp 229.900.000 dan Max Rp 259.900.000,”
“Harga ini berlaku hanya sampai 15 Februari 2026 saja. Setelah itu akan kembali ke harga normal,” ucap Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Director Geely Auto Indonesia di panggung megah ketika prosesi pengumuman harga.
Crossover SUV ini menjadi produk yang paling laku di Cina pada 2025. Tercatat penjualannya hingga mencapai 465 ribu unit. Hal itu menjadi dasar atau fondasi kepercayaan Geely untuk turut menyebarkan di Indonesia.
Menariknya, Geely Auto Indonesia langsung melakukan CKD terhadap produk terbarunya ini. Enggak lewat ‘study’ pasar dulu dengan mendatangkan secara CBU.
Hal ini disebabkan karena memang sejak awal, Geely EX2 sudah dipersiapkan untuk hadir secara CKD. Dengan beragam ketentuan yang ada dan juga TKDN yang mencapai lebih dari 40%.

Dengan desain dan fitur-fitur yang diusung, Geely Auto Indonesia yakin kalau EX2 ini bisa diterima oleh konsumen dengan sangat baik.
Indikatornya tergolong jelas. Terhitung sejak GJAW 2025 silam hingga pertengahan Januari mobil listrik ini sudah mengantongi sejumlah 1.500 SPK. Padahal ketika itu, harga pasti belum ada.
Selain itu, target penjualannya juga enggak main-main, sebesar 1.000 unit setiap bulannya. Target yang cukup besar untuk brand mobil listrik yang tergolong baru di Indonesia.
“Kita cukup yakin dengan penjualan Geely EX2 ini. Karena kita tidak hanya menjual produk saja. Tapi juga menawarkan fitur, desain yang memang cocok untuk setiap kalangan dan usia juga performa yang baik,” tambah pria berkacamata tersebut.

Salah satunya hadir dari sistem penggerak. Berbeda dengan kebanyakan mobil listrik yang mengandalkan gerak roda depan, Geely EX2 ini pakai gerak roda belakang.
Kemudian juga menghadirkan kapasitas bagasi yang cukup besar untuk di bagian depan dengan 70 liter dan belakang 375-1.320 liter. Demikian juga dengan legroom penumpang belakang yang mencapai 890 mm, ketika mobil lain sekelasnya hanya 855 mm saja.
Demi mencapai kepuasan konsumen juga, distribusi kendaraan yang sudah pesan akan dilakukan segera mungkin. Diprediksi, akhir Januari ini sudah mulai melakukan pengiriman. Artinya, Februari, beberapa konsumen yang sudah pesan sejak GJAW 2025 silam sudah akan menerima unitnya.
