Friday, March 27, 2026
HomeHeadlineHonda City Hatchback Pamit, HPM Siap Hadirkan 2 Produk Hybrid dan BEV

Honda City Hatchback Pamit, HPM Siap Hadirkan 2 Produk Hybrid dan BEV

Kemudi.id – Pasar otomotif nasional terus menurun sejak 2022 silam. PT Honda Prospect Motor (HPM) menyebut jika fokusnya bukan hanya pada volume penjualan produk tapi juga menjaga strategi bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Selain penurunan pasar nasional, permintaan di segmen pasar hatchback juga anjlok drastis. Sebab itu Honda akan menyudahi kiprah Honda City Hatchback yang pertama meluncur pada 2021 silam.

“Kita melihat pasar secara rasional. Saat ini segmen hatchback kelasnya City Hatchback terus menurun,”

“Sebab itu kita akan hentikan penjualannya dan maksimalkan yang lain,” sebut Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM saat gelaran media gathering, Sunter, Jakut (3/3/2026).

Jika saat ini masih terlihat unit-unit City Hatchback di dealer-dealer, VIN mobilnya 2025.

Sementara itu, untuk terus menjaga bisnis yang stabil dan berkelanjutan, Honda merencanakan akan menghadirkan paling tidak 2 produk hybrid dan 1 full electric (BEV).

Hybrid dipercaya masih menjadi teknologi yang pas untuk dihadirkan di Indonesia. Kepraktisan dam efisiensi bahan bakar yang tinggi jadi nilai dagang utamanya.

Honda siapkan amunisi anyar untuk 2026 (foto : toncil)

Sedangkan untuk mobil listrik, ikut serta di segmen tersebut yang saat ini sedang tumbuh besar ditambah konsumen Indonesia sudah mulai ‘melek’ terhadap teknologi tersebut.

Selain itu, saat ini penjualan Honda masih disokong oleh Honda Brio.

“Kontribusinya sangat besar ke total penjualan, mencapai 50% dan juga menjadi market leader 5 seater LCGC,”

“Kontribusi berikutnya dari Honda HR-V yang menyumbang 20% terhadap penjualan. Ini membuktikan kalau produk-produk Honda tetap diterima baik oleh konsumen,” tambah pria ramah ini.

Di samping itu, Honda juga fokus untuk melakukan penetrasi pasar lewat kehadiran produk baru yang telah disebutkan di atas. Juga memperkuat layanan bagi pelanggan.

Cara yang ditempuh dengan terus menambah jaringan dealer. Selama 2025-2026 bertambah sebanyak 13 dealer.

Kemudian juga dengan mel uaskan coverage area. Yusak Billy menyebut saat ini coverage area Honda di Indonesia sudah 93%.

TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler