Friday, March 27, 2026
HomeHeadlineJetour Indonesia Akan Hadirkan 2 Produk Baru Tahun Ini, Salah Satunya PHEV,...

Jetour Indonesia Akan Hadirkan 2 Produk Baru Tahun Ini, Salah Satunya PHEV, Begini Posisinya

Kemudi.id – Jetour menjadi pusat perhatian bagi para penyuka mobil kotak dan juga offroad setelah lahirnya T2.

Jetour T2 bermesin Kunpeng Power dengan kapasitas 2.000 cc memang sangat pas bagi para penyuka lintasan tanah bahkan offroad yang licin. Kemampuannya menaklukan rintangan-rintangan tersebut enggak perlu diragukan

Hal ini berkat hadirnya sistem X-WD Intelligent 4WD yang mampu distribusi bobot dan tenaga ke tiap roda secara presisi.

Bahkan ketika mobil sedikit melintang di lintasan tanah licin, mudah sekali untuk mengendalikannya.

Selain itu, Jetour T2 ini juga punya struktur rangka hardtop cage body 80% high-strength steel yang membuat bodinya sangat kokoh. Mampu melindungi penumpang dan pengendara ketika terjadi kecelakaan.

Bahkan atapnya sanggup menahan beban mencapai sekitar 300 kilogram. Untuk yang satu itu, diperlihatkan langsung ketika acara media gathering di kawasan SCBD (10/3/2026).

Selain itu, Jetour T2 ini juga telah dilengkapi ADAS Bosch Suite dengan radar generasi ke-5 dan kamera generasi ke-3.

“Bagi Jetour, safety bukan sekedar fitur tambahan saja, tetapi juga menjadi fondasi utama. Sehingga kita tidak pelit untuk memberi fitur-fitur tersebut,” ucap Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia.

Sederet fitur-fitur keselamatan tersebut besar kemungkinan akan hadir juga di Jetour T2 PHEV.

Memang ada?

Jetour Sales Indonesia mengonfirmasi kalau yang versi PHEV akan launching tahun ini. Menggunakan mesin berkapasitas 1.500 cc.

“Secara detail nanti pas launching. Tapi yang pasti, ya tahun ini, ”

“Selain itu posisinya juga akan lebih tinggi dibanding yang sekarang. Versi PHEV akan jadi yang tertinggi harganya,”

“Nah, mengenai harga, ini juga yang masih digodok terus. Karena tidak bisa terlalu dekar dengan yang sekarang tapi juga tidak terlalu jauh,”

“Kalau terlalu dekat, akan ada yang dikorbankan atau peminat menurun jauh, tapi kalau terlalu jauh, PHEV nanti terlalu mahal,” jelas Ranggy kepada redaksi Kemudi.id.

Ditambahkan pria ramah ini kalau segmen konsumennya hampir mirip. Tapi yang PHEV membidik konsumen yang senang untuk pergi jauh.

Pasar hybrid/PHEV di Indonesia akan semakin bergairah.

Selain T2 PHEV akan ada 1 lagi produk baru Jetour. Sayangnya Ranggy masih enggan memberi bocoran.

TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler