Kemudi.id – Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada Februari 2026 mencatat hal yang sangat positif.
Penjualan pada bulan kedua tersebut jauh melonjak jika dibandingkan bulan Januari 2026. Pada bulan tersebut mencatat kira-kira 5.200-an unit berhasil diserap pasar.
Angka tersebut melonjak sebesar 64% dibanding Januari. Lonjakan dan awal yang sangat bagus untuk brand berlambang S tersebut.
“Pencapaian pertumbuhan sebesar 64% di bulan Februari ini menjadi sinyal positif atas kepercayaan masyarakat yang terus menguat pada Suzuki,”
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang andal dan efisien, untuk memastikan setiap produk Suzuki memberi manfaat untuk konsumen,” ucap Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT SIS.
Berdasar data Suzuki, peningkatan tersebut dipicu oleh 2 faktor utama yang sangat berpengaruh.
Pertama karena seasonal index. Februari menjadi bulan yang sangat dekat dengan perayaan Lebaran. Sehingga permintaa terhadap passanger car bisa melonjak tajam.
Kedua yakni pertumbuhan permintaan dari segmen fleet. Hal ini untuk mendukung usaha, bisnis dan juga logistik yang dimiliki oleh konsumen.
Meluasnya program MBG dari pemerintah disebutkan mendorong permintaan cukup signifikan.
Maka wajar jika akhirnya Suzuki Carry menyumbang kontribusi penjualan ritel yang cukup tinggi. Mobil komersial ini punya kontribusi 64% terhadap total penjualan ritel Suzuki Februari 2026.
Kemudian diikuti dengan 2 backbone lainnya. Suzuki Fronx menyumbang sebesar 13% dan New XL7 juga menyumbang 13%. Untuk 10% lainnya, datang dari produk lain.
Secara kategori, passanger punya kontribusi 36% dan komersial jauh lebih besar, yakni 64%.
Sementara itu, dari passanger car juga dikelompokkan lagi, untuk yang hybrid dan non hybrid.
Fakta yang menarik, penjualan produk hybrid lebih unggul dibanding yang non hybrid. Secara pembagian, yang non hybrid sekitar 45% dan hybrid 55%.
Dony berharap tren positif penjualan Februari ini bisa terus berlangsung di tengah kondisi pasar otomotif Indonesia saat ini
