Wednesday, July 15, 2026
HomeHeadlineWuling Aria EV Diperkenalkan, Jadi Kado Ulang Tahun ke-9, Ini Beberapa Detilnya

Wuling Aria EV Diperkenalkan, Jadi Kado Ulang Tahun ke-9, Ini Beberapa Detilnya

Kemudi.id – Wuling Motors mempersiapkan jagoan terbarunya, Wuling Aria EV. Diperkenalkan kepada media bersamaan dengan perayaan ulang tahu Wuling Indonesia yang ke-9 (11/7/2026).

Hadirnya Wuling Aria EV ini membuat peta persaingan mobil listrik dimensi kecil menjadi sangat menarik.

Bersaing langsung juga dengan sang kakak, Wuling Air ev yang menjadi pelopor mobil listik dengan dimensi kecil.

“Kita yakin dengan kehadiran Wuling Aria EV ini di pasar Indonesia. Cocok untuk konsumen keluarga kecil yang mengincar mobil listrik,”

“Dengan dimensinya yang compact ini, Aria EV juga sangat cocok untuk penggunaan dalam kota yang sudah padat lalu lintasnya,” seru Ricky Christian, Direktur Pemasaran Wuling Motors kepada media di Cikarang, Bekasi, Jabar (11/7/2026).

Wuling Aria EV punya dimensi compact, mirip-mirip Air ev, namun sedikit lebih panjang. Selain itu, pendatang baru di pabrik Wuling ini juga mengadosi 5 pintu. Sehingga akses ke bagian belakang lebih mudah.

Bicara mengenai bagian belakang, joknya cukup empuk. Kemudian masih tersisa legroom yang cukup untuk ukuran orang dewasa Indonesia. Meski akan lelah jika melakukan perjalanan jauh.

Meski tetap ada ruang, tapi rasanya akan pegal kalau perjalanan jarak jauh (foto : toncil)

Loncat ke depan. Karena dimensinya yang imut jadi posisi pengendara dan penumpang depan sedikit mesra, alias rapat.

Meski demikian, busa joknya cukup empuk. Sehingga berkendara juga jadi tak cepat lelah.

Mengenai dasbor, sederhana saja, seperti ‘meja’ yang memang rata atasnya. Tapi, punya berbagai ornamen dengan bentuk-bentuk yang unik dan tak lazim.

Contohnya kisi-kisi AC yang dibentuk pipih. Untuk bagian tengah dibuat mendatar dan di ujung dasbor dibikin meninggi.

Mengakali ruang kabin yang terbatas namun tetap memberi pendinginan yang maksimal hingga belakang.

Dasbor unik dengan warna cookies cream (foto : toncil)

Warna kabin mengambil dari cookies and cream. Terang, beronamen dan tidak silau di mata.

Sisi baterai, mobil yang penamaannya terinspirasi dari udara ini cukup untuk aktivitas dalam kota.

Motor listriknya 30 kW dengan kapasitas baterai 25,1 kWh. Bisa menempuh hingga lebih dari 300 kilometer. Nah, benar kan, aman aja untuk dalam kota.

Suspensinya juga tidak terlalu buruk. Redaksi sempat mencoba dan melewati gundukan. Redamannya masih sangat bisa diterima untuk mobil kecil yang rata-rata terasa keras.

Di balik hadirnya Aira EV ini, ada beberapa yang mengganjal untuk kondisi saat ini. Pertama, tidak ada pengaturan tinggi rendahnya kemudi.

Redaksi sempat mencoba Wuling Aria EV di trek milik Wuling (foto : ist)

Padahal ini termasuk penting untuk pengendara supaya mendapat posisi yang pas ketika berkendara.

Hal berikutnya, pengaturan spion masih manual. Tidak ada dan tidak bisa disetel dari kabin. Pengendara akan kesulitan mengatur posisi spion luar supaya pas.

Lanjut. Tidak disediakan foglamp. Padahal ada lobangnya yang ditutup dengan ornamen. Mungkin ini sengaja, karena sangat mungkin ke depannya akan ada minor change.

Harga dan posisinya dengan Air ev?

“Kita sangat mengusahakan supaya bisa di bawah Rp200 juta. Ini kita bicarakan terus secara internal supaya nanti pas untuk konsumen,”

“Selain itu Aira EV ini tidak diposisikan sebagai pengganti Air ev, tapi untuk melengkapi line up produk Wuling,” jelas pria ramah tersebut.

Keputusan harga akan diumumkan saat gelaran GIIAS 2025 di ICE BSD, Tangerang (30/7-10/8/2026).

Tampak belakang Wuling Aria EV terkesan rounded dengan lampu bulatnya (foto : toncil)
TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler