Kemudi.id – Andre Mulyadi, founder NMAA (National Modificator & Aftermarket Associaton) sekaligus Project Director Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2025 menyebut kalau gelaran IMX dari tahun ke tahun selalu meningkat antusiasnya.
Disebutkan kalau tahun lalu meraih nilai transaksi sebesar Rp 8 miliar. Kemudian untuk penyelenggaraan IMX 2025 ini ditargetkan meningkat jadi Rp 10 miliar.
Kenyataannya di lapangan justru berbeda dibanding target. Karena ternyata nilai transaksi pada gelaran di ICE BSD (10-12/10/2025) tersebut jauh melampaui target. Tercatat mencapai hingga Rp 18 miliar dalam gelaran berdurasi 3 hari tersebut.
Ini menjadi salah satu pencapaian yang sangat baik bagi IMX yang tahun ini jadi tahun ke-8. Dengan tema ‘8Volution’ nilai transaksi tersebut menjadi salah satu bukti kuatnya industri otomotif dan modifikasi nasional.
Di balik pencapaian nilai transaksi tersebut, IMX juga menghadirkan banyak konten-konten yang sangat menarik. Wajar jika akhirnya gelaran di hall 9 dan 10 ICE BSD ini disesaki oleh pengunjung.
Seperti kehadiran Lamborghini Aventador milik Raffi Ahmad yang sudah dimodifikasi oleh tim Liberty Walk (LBWK). Kemudian ada lagi Nissan Skyline R32 punya bengkel Top Secret yang didatangkan langsung dari Jepang dan melakukan unveiling di IMX 2025.
Kemudian ada lagi brand-brand lain yang membawa mobil-mobil modifikasinya untuk tampil hadir di acara tersebut. Tercatat sebanyak 15 pemodifikator overseas hadir di acara tersebut.

Tentu tidak ketinggalan juga para pemain modifikasi di tanah lokal Indonesia. Daihatsu Gran Max milik anggota dewan, Komeng yang sudah dimodifikasi Gofar Hilman hadir di situ. Kemudian, Toyota Starlet yang tampil kalcer dan klimis milik Raffi Ahmad juga nongkrong.
Ada Suzuki Fronx milik konten creator Den Dimas yang tampil ala mobil reli cukup menarik perhatian. Penggantian dan dandanan yang simple sangat bisa ditiru untuk tampil berbeda.
Belum lagi mobil-mobil yang memadati 2 hall tersebut. Baik dengan tampilan yang sangat ceper, permaianan suspensi sampai ke modifikasi mesin. Semua sangat menarik perhatian pengunjung.
Salah satu contohnya, Ford Mustang milik Rifat Sungkar yang seluruh bodinya berwarna hitam dan karbon. Hal yang menarik, mobil ini dibikin dari rangka sasis BMW seri 5.

Pendukung melonjaknya nilai transaksi tersebut juga dari para penjual diecast yang jumlahnya cukup banyak. Mainan mobil-mobilan ini bukan hanya konsumsi anak-anak saja, bahkan lebih banyak orang tua atau bapak-bapak.
Enggak cukup hanya beli mengandalkan tas ransel atau plastik, terlihat banyak juga yang sampai membawa koper ke dalam area.
“Tahun ke-8 IMX ini menjadi titik evolusi besar industri modifikasi Indonesia. Kehadiran para legenda modifikasi dunia dan produk lain dengan standar global menunjukkan kalau Indonesia berada di garis depan kultur otomotif dunia,”
“Kami ingin terus menjadi wadah bagi kreativitas dan inspirasi untuk generasi muda dan modifikator masa depan,” tutup Andre Mulyadi.
Gas terus bro.
