Friday, January 30, 2026
HomeMobilJelang Libur Nataru, Isuzu Ajak Pengendara Untuk Lebih Proaktif dan Minimalkan Risiko...

Jelang Libur Nataru, Isuzu Ajak Pengendara Untuk Lebih Proaktif dan Minimalkan Risiko Celaka

Kemudi.id – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengajak para pemilik dan driver truk untuk menyambut periode libur Natal Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan positif.

Caraya dengan ‘melangkah’ secara proaktif untuk tetap membuat armada truk selalu sehat dan laik jalan. Maklum saja, ketika sesi libur Nataru tersebut, permintaan akan meningkat diikuti risiko operasional juga meningkat. Ditambah kondisi lalu lintas yang lebih padat dibanding biasanya.

“Isuzu paham kalau kendaraan niaga bukan hanya alat transportasi saja tapi juga menjadi tulang punggung rantai pasok yang ada,”

“Sebab itulah kami berharap kendaraan yang dipakai dan juga supir yang bertugas selama sesi Nataru tersebut mempersiapkan diri sepenuhnya,”

“Isuzu juga siap membantu dengan mendukung kelancaran usaha para pebisnis di seluruh Indonesia dengan dukungan layanan purna jual yang ada,” ucap Rian Erlangga, Division Head of Business Strategy PT IAMI.

Demi memudahkan, PT IAMI memberikan panduan untuk pengecekan unit truk. Juga untuk menunjang keamanan berkendara yang pasti berguna pada setiap kesempatan.

Diawali dengan pemeriksaan sejak awal dari sistem pengereman. Menjadi pertanyaan, kenapa rem? Truk memiliki bobot yang berat ditambah lagi dengan beban yang dibawanya. Tanpa pengereman yang baik, risiko kecelakaan menjadi sangat besar.

“Perlu diingat, truk tidak bisa berhenti secara mendadak dalam kondisi rem bagus. Apalagi jika tidak bagus, pasti makin jauh berentinya. Rem enggak boleh ditawar-tawar,” ucap Saepuddin, pengedara truk Isuzu Traga kepada redaksi.

Kemudian ban juga enggak boleh dilupakan. Sayangnya harga karet hitam tidaklah murah. Membuat supir bahkan pemilik armada suka enggan mengganti dengan yang benar-benar baru.

Tapi, paling tidak harus dicek ketebalan dan ‘got’nya telapak ban. Jika sudah terlalu tipis, lebih baik pelan-pelan saja, terutama ketika hujan.

Pihak Isuzu juga menyarankan untuk melakukan pengecekan di sistem kelistrikan, utamanya lampu. Tanpa penerangan yang memadai, bukan saja membahayakan bagi pengguna kendaraan lainnya, tapi juga driver itu sendiri.

Sistem kemudi, suspensi, mesin dan transmisi juga sangat wajib diperiksa. Cek, paling tidak secara kasat mata atau pendengaran. Jika ada yang bocor-bocor atau bunyi-bunyi aneh yang tidak semestinya, lebih baik langsung lapor ke tim mekanik supaya dilakukan perbaikan.

Selanjutnya pada kedisiplinan pengemudi terhadap kondisi tubuh dan kendaraan. Maksudnya jangan memaksakan untuk tetap nyupir jika tubuh sudah lelah dan mengantuk. Sudah sangat banyak contoh yang berakhir dengan kecelakaan bahkan kehilangan nyawa.

Kemudin untuk kendaraan, jangan paksakan sampai pada praktik ODOL (Over Dimension Over Load). Ini akan sangat membebani mesin dan juga sangat utama rem.

Menjaga jarak dengan kendaraan di sekitar juga jadi tips ampuh di perjalanan. Saat ini sangat banyak pengendara yang konyol dan semaunya sendiri. Tetap bisa menahan diri dan tak terpancing emosi.

Jangan lupakan untuk memanfaatkan layanan purna jual dari Isuzu secara maksimal supaya semua bisa terkendali.

TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler