Kemudi.id – Baze kembali bikin kejutan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Dalam gelaran tersebut membawa 3 mobil hasil modifikasinya. Ada 2 Toyota Hiace Premio dan 1 Toyota Hilux Rangga. Tampil sangat berbeda yakni Rangga.
Jika biasanya Baze bikin yang luxury, VIP dan premium, kali ini bikin campervan.
“Kita sudah beberapa tahun enggak bikin, sekarang bikin lagi. Kita mau tunjukkan kalau Baze juga bisa bikin yang bagus dari mobil yang tidak terlalu besar dan harga terjangkau,” ucap Katerin Budiardja, pemilik Baze kepada redaksi Kemudi.id di IIMS 2026.
Bagian belakang Toyota Hilux Rangga tersebut dimodifikasi sedemikian rupa menjadi seperti rumah berjalan.
Masuk melalui tangga yang bisa dilipat, akan langsung terlihat ‘ruang tamu’. Penataan ruangnya sangat menarik.
Ketika masuk, sebelah kanan ada lemari, lengkap laci-lacinya. Kemudian di bagian bawah ada laci untuk menyimpan alas kaki. Dan atasnya ada cermin untuk rias.
Geser sedikit. Ada toilet portable. Lengkap dengan pintu geser penutupnya.

“Tapi ini hanya untuk darurat. Selama masih ketemu pom bensin atau rest area lebih baik ke sana,” tambah Aziz, Staff Marketing Baze.
Di ruang toilet tersebut juga tetap ada jendelanya. Untuk sirkulasi udara.
Kemudian ada juga sofa untuk duduk santai. Cukup untuk 2 orang dewasa. Di dekat sofa itu juga ada ruang untuk tidur atau istirahat. Lengkap dengan kasurnya.
Selanjutnya juga tersedia lemari yang dimensinya agak besar. Di bagian bawahnya ada meja yang bisa ditarik. Di situ bisa untuk memotong daging atau sayuran ketika kemping.

Di bawahnya lagi ada kulkas kecil. Sangat cukup untuk menyimpan minuman dingin dan berbagai barang lainnya.
Masih di lemari itu juga. Ada wastafel dan kompor yang menjadi satu. Sangat membantu dan memudahkan ketika kemping.
Menariknya, dari ‘ruang tamu’ tersebut ada celah untuk menuju ruang depan atau pengemudi. Memudahkan ketika butuh mobilitas.
Di bagian luarnya, ada meja lipat. Menurut redaksi, posisinya sedikit terlalu tinggi. Sehingga untuk memasak akan agak kagok. Seandainya posisi diturunkan sedikit, akan lebih nyaman.

Kristin menambahkan, jika bagian belakang tersebut sebenarnya bisa dilepas dari sasis.
“Jadi kalau mau difungsikan sebagai mobil bak lagi masih tetap bisa. Dilepas dulu, nanti bisa pasang lagi,” terang Kristin.
Mengenai harga, jika berikut mobil berkisar Rp 999 juta, namun jika hanya ruang belakangnya saja sekitar Rp 600 jutaan.
Pengerjaan mobil hanya memakan waktu sekitar 5 bulan saja.
