Penulis : EBF
Kemudi.id – Sebuah sejarah besar tercipta di sirkuit De Goiania saat Veda Ega Pratama berhasil meraih podium ketiga pada kelas Moto3 (22/3/2026). Pembalap Honda Team Asia itu sudah menunjukkan hasil yang mengesankan sejak sesi latihan bebas.
Ia berhasil beradaptasi dengan cepat pada sirkuit baru di Brazil itu. Apalagi sempat terkendala masalah teknis pada aspal yang amblas di sesi latihan (21/3) tidak mengendurkan ambisi Veda Ega Pratama.
Ia berhasil meraih posisi keempat untuk memulai balapan, sehingga bisa bersaing untuk podium. Pada saat balapan, ia sempat terasa tidak nyaman pada ban belakang yang kehilangan daya cengkeram.
Namun Red Flag membawa berkah, ia bisa kembali ke pit dan sedikit mengevaluasi Honda NSF250RW besutannya. Begitu balapan kembali dimulai, Veda terlihat lebih nyaman dalam melibas tikungan sirkuit De Goiania yang hampir semuanya berkarakter cepat.
Ia bisa mengatasi kecepatan motor dengan baik dan manajemen ban yang sangat ideal. Hingga lap terakhir, ia nyaris disusul menjelang garis finish.H anya saja Veda lebih cepat melibas tikungan dan menjadi pembalap ketiga yang finish kala itu.
Veda Ega Pratama resmi mencatatkan diri sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium pada kancah Grand Prix, khususnya pada kelas Moto3.
Semakin mengesankan karena mengingat ini hanyalah balapan keduanya di kancah dunia, setelah dua tahun terakhir fokus pada kancah balap Eropa.
“Sangat luar biasa, rasanya sangat luar biasa, saya sulit mengutarakannya. Rasanya saya ingin berterimakasih kepada semua orang Indonesia yang mendukung saya, juga pada sponsor dan semua tim yang selalu menunggu saya untuk meraih ini,” tutur Veda selepas balapan.
Dengan pencapaian tersebut, remaja asal Gunungkidul, Jogjakarta itu pun naik ke peringkat tiga klasemen sementara dengan perolehan 27 point.
Tentu saja itu jumlah terbanyak sementara yang diraih pembalap Indonesia sepanjang sejarah di kancah Grand Prix.
Wah jadi gak sabar lihat Veda Ega Pratama balapan di Mandalika nih.
