Kemudi.id – Pasangan pereli Ryan Nirwan dengan navigator Adi Indiarto memperlihatkan dominasinya. Menggunakan Toyota GR Yaris Rally2, menjadi yang tercepat di 4 special stage Kejurnas Sprint Rally putaran 1 di Sumut Sport Center, Batang Kuis, Deli Serdang, Sumut (11-12/4/2026).
Sirkuit aspal dengan panjang 5,7 kilometer tersebut benar-benar dikuasai pereli yang bernaung di tim Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI).
Dalam sambungan telepon dengan redaksi, Ryan menyebut kalau seluruh hal menjadi penyokong dalam juaranya ini. Tim yang bekerja sangat baik dalam mempersiapkan mobil, dan juga jalinan kerja samanya.
“Setiap anggota tim bekerja dengan sangat baik. Terima kasih untuk mereka. Tren positif ini semoga bisa terus berlanjut di tahun ini. Selain itu, seiring perkembangan dan perjalanan kita sejak 2025 silam, mobil menjadi lebih ‘kepegang’,”
“Mungkin masih ingat betapa kita kesulitannya waktu di Semarang tahun lalu, tapi di event kemarin kita sudah lebih enjoy untuk bawa mobilnya,”
“Faktor lain yang sangat mendukung juga pengalaman dan pembelajaran yang didapat saat ikut reli di Adelaide, Australia 2025 lalu. Memang saat itu kita pakai yang AP4, tapi kesempatan balap di sana memory-nya masih tersimpan,”
“Pengalaman itu yang akhirnya diterapkan di ajang sprint rally ini. Beruntungnya, pas terakhir balap, di Australia aspal dan 5 bulan kemudian, sprint rally ini juga aspal,” ucap Ryan Nirwan.

Selain itu, seting mobil juga sangat membawa dampak. Pereli asal Kalimantan Timur tersebut sampai mengganti ke seting aspal supaya bisa tampil maksimal.
‘Paket’ yang diganti termasuk banyak. Perangkat rem diganti yang khusus untuk aspal. Demikian juga dengan suspensinya sehingga penampilan mobil menjadi lebih pendek atau ceper.
Selanjutnya juga roda diganti dengan ukuran 18 inci. Lebih besar 3 inci dibanding dengan setingan gravel. Ini membuat traksi ban di aspal menjadi sangat maksimal.
“Gaya bawa mobilnya juga sangat berbeda. Untuk di aspal harus sangat rapi dan smooth. Enggak bisa yang terlalu agresif,”
“Kemudian titik pengereman juga bisa dibuat lebih dekat dengan tikungan, jadi enggak buang waktu terlalu lama,” ungkapnya kemudian.

Pereli berkacamata ini berharap tren ini akan terus berlanjut sampai akhir. Baik di ajang sprint rally dan juga rally yang tentu butuh fokus lebih tinggi lagi.
Sementara itu, Dimitri Fitra Ditama, pimpinan TGRI juga menyambut gembira kemenangan ini. Fitra, demikian biasa disapa menyebut bahwa hasil tersebut memang yang selalu diinginkan dan ditunggu oleh tim.
“Tentu semua pasti menunggu kemenangan dan podium. Tapi hasil di sprint rally kemarin benar-benar membawa aura yang baik. Sangat terlihat kalau Ryan lebih tenang saat lomba, efek reli di Australia,”
“Kita terus berharap dan berkeinginan kemenangan saat para peserta kelas RC2 semakin banyak dan kompetitif,” ucapnya.
