Kemudi.id – SIMPATI Woman Rally Team (SWRT) menjadi pendatang baru di kejuaraan nasional sprint rally 2026. Tim ini diperkenalkan kepada media, Selasa (26/5/2026).
SWRT akan mengikuti 4 seri tersisa kejurnas sprint reli. Artinya, tim ini akan mulai berlomba di kejurnas putaran 2 di Semarang, Juni mendatang.
Hadirnya SWRT ini diinisiasi oleh Rifat Sungkar. Juga setelah melihat progres Diva Zahra yang menjadi anak asuh Rifat.
“Melihat perkembangam Diva selama 2 tahun gue mentorin, dengan pengarahan yang baik dan konsisten ikut, ternyata bisa sangat berkembang,”
“Selain itu juga sesuai dengan Woman in Motorsport di FIA dan IMI, ini jadi sejalan. Di balap lain sudah ada, dan sekarang di sprint,”
“Keputusan membentuk juga karena ternyata pereli wanita cukup banyak dan sekarang ada juara nasional kelas wanita,” jelas Rifat tentang pembentukan tim tersebut.
SWRT ini diperkuat oleh 3 pereli wanita. Masing-masing Diva Zahra yang menggunakan Honda Jazz dan ikut di kelas F3. Kemudian ada Patricia Revalina yang juga menggunakan Honda Jazz ikut di F1.
Selanjutnya Larasati Harahap yang menggunakan Toyota Ist di kelas F3.
Meski tim baru dibentuk, namun perelinya bukanlah orang baru. Diva sudah 2 tahun diasuh Rifat. Kemudian Patricia awalnya tergabung di tim Putkar Reborn dan Larasati awalnya di RBR Team.
Menarik jawaban dari mereka ketika ditawari untuk masuk tim SWRT.
“Saya sih enggak pakai pikir panjang, langsung bilang mau. Karena saya rasa ini jadi tawaran yang sangat sulit ditolak,” ungkap Patricia.
“Saya juga begitu. Langsung bilang iya saat ditawarin. Padahal tim ini bagaimana saja belum tahu. Tapi saya yakin tim ini akan sangat seru terutama drivernya semua wanita,” tambah Larasati yang akan ditemani navigator senior, Emay Achmad.
Menghadapi putaran di Semarang yang berlokasi di POJ City, tim tidak menargetkan apa-apa. Karena diakui kalau tim ini baru saja terbentuk dan baru akan menjadi satu ‘rumah’ untuk semuanya.
Karena dipastikan juga para srikandi balap tanah ini sudah punya target masing-masing, yang juga nantinya berefek ke tim.
Namun, para pereli tetap mempersiapkan mobilnya dengan maksimal.
“Refresh mobil saja supaya lebih dipakainya. Ada beberapa komponen yang diganti. Sokbreker sekarang mau coba Reiger. Mudah-mudahan hasil maksimal,” seru Diva Zahra, yang mempercayakan mobilnya kepada Adil Prakoso untuk semua persiapannya.
