Sunday, June 14, 2026
HomeHeadlineJelajah Selatan Jawa Pakai Wuling Eksion PHEV EX, Begini Rasa di Dalamnya

Jelajah Selatan Jawa Pakai Wuling Eksion PHEV EX, Begini Rasa di Dalamnya

Kemudi.id – Wuling Motors belum lama telah mengeluarkan SUV terbarunya, Wuling Eksion.

Untuk merasakan langsung performa mesin, suspensi dan ruang kabin tersebut, Wuling Motors mengajak jurnalis media otomotif untuk eksplor langsung mobil tersebut.

Berangkat dari seputaran Kulon Progo, Jogjakarta. Perhentian pertama di Pangandaran, Jabar kemudian dilanjutkan ke Bandung dan berakhir di Jakarta.

Suspensi

Dalam perjalanan tersebut sangat banyak ditemui hal-hal yang ternyata tak bisa dilihat dengan mata, namun bisa dirasakan langsung ketika duduk menjadi penumpang atau bahkan saat berkendara.

Ketika menuju Pangandaran, redaksi duduk sebagai penumpang di jok baris kedua. Menelusuri jalur Daendels, suspensi Wuling Eksion diajak bekerja keras.

Maklum sama jalur tersebut punya permukaan yang tidak rata. Bergelombang dan juga kasar. Tapi di sini justru bisa diketahui bantingan suspensinya.

Duduk di baris kedua, bantingan jelas tetap terasa, namun terasa empuk, mengikuti kontur jalan. Tidak ada pantulan berlebihan ketika melaju di jalan bergelombang.

Suspensi ini juga mampu memberi efek baik saat di jalan keriting. Cuma terdengar suara gesekan ban dengan aspal saja, tapi tidak mengganggu ke kemudi dan kenyamanan duduk di kabin.

Redaman suspensi juga tergolong baik ketika mobil diajak jalan menikung. Perpaduan McPherson di kaki depan dan Multi-link independent di belakang menjadikan mobil menapak sempurna, sehingga minim body roll saat belok.

Mesin 1.500 cc, dedicated hybrid engine, berpadu dengan baterai dan motor, bikin performa bagus (foto : toncil)

Efeknya, penumpang tetap merasakan kenyamanan bukan hanya untuk depan, tapi juga semua barisnya.

Minim body roll ini sangat dirasakan saat perjalanan etape pertama yang melintas di pegunungan dengan deretan tanjakan dan tikungan tajam.

Mobil dengan suspensi kurang baik akan membuat body roll besar sehingga penumpang jadi kurang nyaman.

Performa

Ada sebanyak 9 unit Wuling Eksion PHEV EX yang disiakan untuk dicoba. Unit ini menggunakan mesin berkapasitas 1.500 cc, Dedicated Hybrid Engine. Dikombinasi dengan Dedicated Hybrid Transmission single speed. Serta juga motor listrik, baik sebagai generator juga motor penggerak.

Secara klaim, jika dengan menggunakan full EV, maka baterai akan habis dalam jarak 100 kilometer. Namun jika kombinasi dengan mesin hybrid bisa sampai lebih dari 1.000 kilometer.

Benarkah?

Dalam kenyataannya ketika perjalanan telah usai yang lebih dari 500 kilometer tersebut, baik baterai dan juga bensin masih tersisa banyak. Baterai masih lebih dari 30% dan bensin menunjukkan masih lebih dari setengah tangki.

Memang tidak mengukur sampai bensin habis, tapi keterangan yang ada di layar instrumen tentang baterai dan bensin tersebut sudah sangat menggambarkan.

Wuling Eksion punya ground clearance sampai 180 mm (foto : toncil)

Mesin dan motor listrik tersebut terbukti mampu menghadirkan performa yang mengesankan. Tanjakan curam dan panjang benar-benar bukan masalah. Bahkan ketika harus pelan di belakang truk dan menyusul, enggak perlu kick down terlalu dalam, torsi membahana langsung keluar dan melecutkan mobil.

Demikian juga saat berada di jalan-jalan yang berkelok dan ramai kendaraan lain. Mendahului kendaraan lain enteng saja.

Redaksi sempat berkendara mulai dari Pangandaran sampai ke daerah Garut. Lalu lintas yang ramai justru jadi menggambarkan betapa performa mesin sangat bisa diandalkan.

Kabin

Suasananya menghadirkan kenyamanan bagi siapapun. Desain dan penggunaan material yang baik membawa efek tersebut. Dua jok di depan, disematkan fitur ventilated seat. Ada kipas yang membuat jok menjadi lebih dingin sehingga berkendara lebih nyaman.

Masih di bagian depan. Pengaturan jok secara elektrik memudahkan pengendara mendapat posisi yang pas saat berkendara. Terlebih karena kemudi bisa tilt dan teleskopik juga.

Pengaturan elektrik juga berlaku untuk jok penumpang depan. Memang hanya maju dan mundur saja, namun tetap bisa memberi posisi duduk yang nyaman.

Posisi berkendara Wuling Eksion sangat nyaman (foto : toncil)

Di baris kedua dan tiga tak dilupakan. Joknya empuk sehingga memberi kenyamanan. Hanya saja, untuk jok kedua bagian tengah sedikit keras.

Ini wajar karena tarikan bahannya agak beda dibanding posisi kiri dan kanan. “Untuk sandarannya juga lebih keras, karena dia ada tulang-an dan untuk arm rest juga,” ucap Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.

Sementara itu, bangku baris ketiga juga cukup lega untuk siapapun, bukan hanya anak-anak. Legroom tetap tersedia yang membuat penumpang nyaman.

Selain itu, ruang bagasi juga luas. Ingin bepergian enggak perlu pusing. Lipat sandaran jok baris kedua dan tiga, maka ruang bagasi bisa tembus hingga 1.788 liter.

Dengan segudang keunggulan SUV 7 seater tersebut, Wuling Eksion PHEV EX ini diharga Rp499 juta.

Wuling Eksion punya ground clearance sampai 180 mm (foto : toncil)
TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler