Kemudi.id – Semarang kembali menjadi barometer modifikasi skutik premium Yamaha. Kota Lunpia ini dipilih sebagai pembuka rangkaian Customaxi 2026, ajang modifikasi Yamaha terbesar bagi pengguna MAXI Yamaha yang tahun ini hadir dengan format lebih luas dan kelas semakin beragam.
Digelar di Uptown Mall BSB City, seri perdana Customaxi langsung menyedot perhatian (5-7/9/2026).
Lebih dari 170 peserta mendaftarkan motornya secara online. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 85 motor akhirnya lolos dan tampil di empat kelas utama, yakni Meet Up MAXI, Street MAXI, Super MAXI, dan Master MAXI.
Tingginya minat peserta menunjukkan bahwa MAXI Yamaha kini bukan sekadar alat transportasi. Skutik premium tersebut telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup penggunanya, termasuk dunia modifikasi.
“Sebagai skutik premium, jajaran MAXI Yamaha saat ini tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari,”
“Lebih dari itu, setelah hadir lebih dari satu dekade di Indonesia, MAXI Yamaha telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung berbagai hobi bermotor konsumennya,” ujar Bill Gunawan, Chief Yamaha Area Jawa Tengah.
Menurut Bill, antusiasme peserta tahun ini bahkan meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Yamaha berharap event tersebut terus menjadi wadah berkumpul para pengguna MAXI sekaligus melahirkan tren modifikasi baru di Indonesia.
Dari sisi konten, seri di Semarang ini menghadirkan banyak motor dengan konsep yang out of the box.
XMAX menjadi model yang paling banyak mencuri perhatian. Beragam tema modifikasi ditampilkan, mulai konsep Indo-Proper, livery helm premium, karakter anime, hingga sentuhan budaya Jepang.

Banyak peserta yang menginvestasikan dana puluhan juta rupiah demi menghadirkan tampilan berbeda melalui penggunaan komponen aftermarket premium.
Sorotan lain datang dari kelas baru Master MAXI. Kelas paling bergengsi ini jadi arena bagi para pemilik TMAX, termasuk model terbaru 2026.
Tampilan motor yang mewah dipadu penggunaan part premium membuat kelas ini layak disebut sebagai “palagan modifikasi sultan”.
Sementara itu, meski banyak motor dengan biaya modifikasi fantastis, Customaxi 2026 tetap membuka ruang bagi pengguna MAXI dengan budget terbatas.
Hal itu terlihat dari kelas Street MAXI dan Meet Up MAXI yang tetap memyediakan kesempatan bagi konsumen maupun komunitas untuk ikut berkompetisi tanpa harus melakukan ubahan ekstrem.
“Customaxi tahun ini benar-benar lebih seru dibanding tahun lalu. Kelas yang dibuka semakin banyak sehingga bisa merangkul semua kalangan,”
“Mulai dari mereka yang ingin tampil full dengan budget sultan, sampai konsumen dan komunitas yang suka modifikasi dengan budget lebih ekonomis tetap punya tempat untuk ikut berkompetisi,” kata Agia Rafiki, peserta Meet Up MAXI sekaligus peraih penghargaan ‘Best Fun & Proper Sunmori Style’.
Setelah Semarang, rangkaian pameran modifikasi ini akan berlanjut ke Bandung. Para pencinta MAXI Yamaha di Kota Kembang pun bersiap menampilkan karya terbaik mereka untuk melanjutkan persaingan modifikasi paling bergengsi tahun ini.
