Saturday, August 8, 2026
HomeHeadlineMencoba Langsung Double Cabin Canggih, Toyota New Hilux

Mencoba Langsung Double Cabin Canggih, Toyota New Hilux

Kemudi.id – Toyota-Astra Motor (TAM) launching Toyota New Hilux beberapa waktu lalu. Pilihannya ada 3 tipe yang memang rasanya diset sesuai kebutuhan calon konsumennya.

Ada tipe V yang merupakan tipe tertinggi dengan transmisi automatic. Kemudian, tipe G yang menengah dengan transmisi manual serta tipe E sebagai entry level yang juga pakai transmisi manual.

Kini ketiganya sudah pakai mesin baru tapi lama. Berkode 1GD berkapasitas 2.800 cc. Mesin ini sebenarnya sudah dipakai di Hilux sebelumya namun hanya di varian GR saja.

Tenaganya meningkat, dari hanya 149 PS menjadi 204 PS. Torsi juga demikian, 400 Nm menjadi 500 Nm (AT) dan 420 Nm (MT).

Pembagian penggunaannya juga jelas. Tipe V lebih kepada para pehobi double cabin dan 4×4, dengan penggunaan perkotaan. Ini terlihat dari tampilan interiornya yang terbilang mewah untuk mobil yang butuh kir tersebut.

Sementara tipe G dan E memang benar-benar disiapkan untuk kebutuhan kerja di tambang, perkebunan dan sektor lainnya yang memang butuh mobil 4×4.

Hasil test singkat redaksi di sirkuit offroad Pagedangan, BSD, atas undangan PT TAM, hal tersebut memang sangat terlihat. Kemudi.id mencoba kedua varian, V otomatic dan G manual.

Tipe V jadi yang pertama dicoba. Kesan pertama yang muncul, sebagai mobil 4×4 ini memang terbilang mewah. Tampilan interior juga jok yang dipakai.

Mencoba langsung Toyota New Hilux yang tampil lebih mumpuni (foto : Tri)

Tampilan instrument cluster juga menarik. Pakai model TFT dengan ukuran 12 inci. Bahkan juga terpasang fitur TPMS.

Ketika berjalan, meski berjalan di jalan tanah bergelombang, namun masih terasa empuknya. Enggak seperti mobil pikap kebanyakan.

Saat berada di jalan-jalan yang miring, enggak perlu takut mobil tergelincir ke kiri atau kanan. Karena memang grip ban masih bisa melekat di tanah. Catatannya, ini dalam kondisi kering, kalau basah, tentu juga tergelincir karena ban yang dipakai termasuk kembang halus.

Kemampuan offroad sesungguhnya terlihat saat mobil menuruni jalan yang cukup curam. Tinggal tekan tombol HDC (Hill Descent Control), maka mobil akan menahan sendiri.

Instruktur dari sekolah offroad Jejelogy meminta redaksi untuk melepas injakan di pedal gas. Benar saja, mobil langsung ditahan oleh fitur tersebut dan merambat pelan menuruni turunan tajam.

Ban terangkat. Enggak masalah untuk Toyota New Hilux (foto : Yusran Hakim)

Keandalkan berikutnya terasa ketika berada di tengah-tengah gundukan tanah dan 2 ban terangkat tanpa dapat traksi.

Tekan tombol diff lock, maka gardan belakang mengunci. Memberikan tenaga ke ban yang mendapat traksi atau menyentuh tanah. Efeknya, mobil bisa berjalan kembali.

Selesai pakai mobil matic, pindah ke mobil manual.

Berbeda dibanding versi V, untuk yang G tampilannya lebih sederhana. Karena rasanya memang untuk ‘kerja’ sehingga enggak perlu terlalu mewah.

Redaksi sudah berekpektasi kalau kopling akan berat. Ternyata itu anggapan yang salah. Injakannya terbilang enteng.

 

Ok. Masuk gigi 1. 

Mesin ngegerung. Maklum sudah masuk 4H sehingga putaran mesin naik tapi Hilux masih jalan sangat pelan. Tapi di sini keunggulannya.

Kaki lepas dari pedal gas. Mobil tetap bisa berjalan pelan. Bahkan di posisi gigi 2 sekalipun.

Ketika bertemu dengan jalan yang sarat dengan cerukan dalam, mobil tetap bisa berjalan dengan baik. Ini disebabkan torsi mesin yang terbilang besar.

Saat menurunin jalan yang curam, cuma tinggal pindah ke gigi 1 saja, maka lajunya akan ditahan dengan engine brake. O iya di versi manual ini tidak ada HDC.

Ketika dua ban menggantung juga enggak perlu takut. Sebab, tinggal tekan tombol diff lock, maka tenaga disalurkan ke ban yang tidak dapat traksi.

Sama seperti versi V, perlu diinjak gas sedikit untuk awalan mobil bergerak. Selanjutnya, biarkan saja mobil bergerak sendiri.

Tertarik?

Siapkan dana Rp574.200.000 untuk versi V dan Rp497.900.000 untuk tipe G.

TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler