Kemudi.id – Jetour T Series punya ciri khas pada desain body yang boxy. Ini memperkokoh jati dirinya sebagai SUV adventure. Terlebih kini hadir Jetour T2 i-DM yang berteknologi PHEV, sehingga menjawab kebutuhan mobilitas konsumen untuk pergi kemanapun.
T2 i-DM bukan saja punya desain eksterior yang boxy, tapi juga interior serta teknologi yang cukup memanjakan bagi para penggunanya.
“Dengan kehadiran Jetour T2 i-DM, bukan saja punya desain yang ikonik dan ciri khas, tapi juga perpaduan performa, efisiensi sekaligus bodi yang sangat menarik dilihat serta kuat,”
“Setiap bagiannya dirancang memilki karakter yang kuat dari T2. Sekaligus memberi kenyamanan serta mendukung perjalanan sehari-hari,” jelas Irwan Nugraha Kurnia, Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia ketika talkshow Jetour di GIIAS 2026.
T2 i-DM ini punya filosofi three-box body proportion. Terlihat dari garis atap mobil yang dibuat benar-benar lurus dan tegak. Hasilnya, bodi mobil benar-benar kotak layaknya boks.
Namun karakter kotak ini tak hanya di bodi saja, namun juga di komponen lainnya, seperti spion, gagang pintu mobil dan lainnya. Ini menjadikan T2 i-DM punya karakter tersendiri ketika SUV lainnya datang dengan desain rounded.
Lampu depan atau lampu utama juga punya desain sangat kotak. Berkesan ketinggalan zaman? Eits nanti dulu. Coba lihat lebih teliti lagi. Semua sudah pakai teknologi LED sehingga pancarannya juga lebih maksimal.
Selain itu, ada filosofi tersendiri dari lampu ketika menyala. Baik lampu depan dan belakang guratan-guratannya seperti lentera, mengikuti filosofi dari Tiongkok.
Masih seputar lampu. Teknologi yang dibenamkan pada lampu cukup banyak dan sangat membantu pengendara.
“Di lampu kita memang simpan teknologi yang benar-benar untuk kenyamanan pengendara. Bahkan saat berjalan di jalanan yang gelap sekalipun, enggak perlu khawatir pakai Jetour T2 ini,” tambahnya.

Di sana ada Matrix Auto Headlight yang bisa otomatis hidup saat berada di ruang gelap. Kemudian Intelligent Hight Beam, Follow Me Home yang sangat membantu menerangi ketika pemilik berjalan. Selanjutnya Welcome Light Animation dan terakhir yakni Foglight & Cornering Light.
Pada fitur terakhir tersebut, lampu kabut akan beralih fungsi menjadi cornering light saat tidak diaktiftkan sebagai lampu kabut. Jadi, saat mobil berbelok lampu akan otomatis menyala. Membantu pengendara melihat sisi belok yang terkadang kurang penerangannya.
Selain itu, ketika menyala, cahaya lampu depan ini menjangkau hingga 200 meter ke depan, dan 28 meter ke samping. Efeknya, tentu saja jalanan di depan mobil menjadi sangat terlihat kondisinya. Tapi tentu tidak membuat silau pengendara dari arah sebaliknya.
Mobil dengan panjang 4,785 mm ini juga punya ruang interior yang sangat nyaman. Ada panoramic skyroof berukuran 64 inci. Sangat besar, memungkinkan sinar matahari atau bulan masuk menerangi kabin.
Kemudian jok yang sudah dilengkapi ventilasi sehingga duduk berlama-lama masih tetap nyaman, tidak ada rasa panas.
Fitur yang sangat membantu yakni adanya AC yang bisa hidup selama 24 jam walaupun mesin mati.

Tampang gagah dan keren, didukung juga kemampuan offroad mumpuni. Rak atasnya bisa menopang beban hingga 300 kg dalam keadaan berhenti.
Kemudian ada Wading Radar yang mampu memantau air hingga 700 mm. Sangat cukup untuk melintas di banjir. Terlebih karena sudah dilengkapi juga dengan lingkar roda berukuran 20 inci.
