Monday, July 15, 2024
Google search engine
HomeHeadlinePemesan Wuling BinguoEV Harus Siap-siap, Karena Sudah Siap Dikirim

Pemesan Wuling BinguoEV Harus Siap-siap, Karena Sudah Siap Dikirim

Jakarta, Kemudi.id – Wuling Motors belum lama ini melakukan launching resmi produk terbarunya, Wuling BinguoEV (15/12/2023).

Mobil listrik sudah soft launching sejak November silam. Sambutan masyakarat terhadap kehadiran mobil listrik terbukti sangat baik.

Salah satu bukti nyata yakni SPK Wuling BinguoEV yang sudah mencapai 3.000 saat launching resmi tersebut.

Dengan antusias tersebut, tentu pihak konsumen yang sudah pesan juga ingin cepat-cepat mendapatkan unitnya.

Eits, tentu harus bersabar dahulu untuk bisa mendapatkan unit idaman tersebut.

Karena saat ini Wuling BinguoEV masih diproduksi di pabrik. Meski demikian, konsumen tak perlu khawatir karena sebagian unit sudah selesai dan dalam pengecekan.

“Untuk unit Wuling BinguoEV, kita akan mulai delivery ke konsumen pada Januari 2024. Kepastian tanggalnya, saya harus cek, tapi pasti di Januari tersebut,”

“Jadi konsumen yang sudah pesan saat soft launching kemarin bisa mulai mendapatkannya. Produksi terus berjalan untuk memenuhi pesanan dari konsumen,” ucap Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors.

Menurut wanita ramah ini, kapasitas produksi di pabrik Wuling sebesar 120 ribu unit. Sehingga masih cukup ruang untuk memproduksi BinguoEV tersebut.

Sementara itu Wuling BinguoEV sendiri punya 2 varian yang bisa dipilih konsumen. Ada BinguoEV Long Range dan BinguoEV Premium Range.

Interior Wuling Binguo EV mencerminkan kenyamanan (foto : Wuling)

Perbedaan mendasar kedua varian ini pada jarak tempuh dan harganya. Tipe Long Range punya jarak tempuh maksimal hingga 333 kilometer. Sementara tipe Premium Range bisa sampai 410 kilometer. Artinya ada perbedaan kemampuan baterai dari keduanya.

Sedangkan untuk harganya, hatchback listrik tipe Long Range ini dihargai Rp 358 juta. Tipe Premium Range dibanderol Rp 408 juta. Harga ini untuk on the road Jakarta. Sehingga pemesan dari luar Jakarta punya harga yang berbeda.

Ditambahkan oleh Dian, dari dua tipe tersebut, paling banyak dipesan oleh konsumen adalah tipe Premium Range. Bahkan disebutkan sampai 80% pemesanan.

“Ini merupakan penjualan yang sangat baik. Menjadi pertanda kalau masyarakat Indonesia sudah paham dan butuh mobil listrik,” jelasnya kemudian.

Ini merupakan hal yang biasa terjadi pada konsumen Indonesia. Untuk awal-awal, tipe tertinggi dan termahal jadi yang paling laku.

Jika sudah berjalan, biasanya penjualan akan sama rata.

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Terpopuler