Kemudi.id – BYD menjadi salah satu brand asal Tiongkok yang rajin mengeluarkan produk-produknya untuk pasar Indonesia. Menggebrak dengan MPV BYD M6 dan mendapat banyak sambutan hangat sehingga cukup laris manis.
Kemudian saat GIIAS 2025 silam, BYD mengenalkan Atto 1. Lagi-lagi langsung menggebrak dan mendapat banyak perhatian. Bagaimana tidak, Atto 1 ini punya dimensi yang cukup ringkas, demikian juga dengan harganya. Sangat cocok untuk dipakai aktivitas sehari-hari.
Enggak hanya ‘berdiri’ sendiri, BYD juga dibarengi dengan Denza sebagai brand premiumnya. Denza D9 juga mendapat sambutan sangat baik.
Maka wajar jika akhirnya BYD punya posisi yang kuat sebagai penopang penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Berdasar data yang ada, hingga Oktober 2025, BYD dengan Denza telah mencatat penjualan lebih dari 37.800 unit. Pangsa pasar di kendaraan listrik telah lebih dari 50%.
Dominasi penjualan ini didukung oleh 7 produk yang telah dimiliki oleh BYD dan Denza selama masuk di Indonesia.
“Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat Indonesia pada kendaraan listrik sebagai bagian dari gaya hidup yang efisien,”
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan terus memperlas akses bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik,” ucap Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia.
Dominasi BYD rasanya masih akan terus berlangsung. Hingga saat ini, BYD telah punya sebanyak 58 outlet resmi. Ini jadi pertumbuhan yang sangat pesat untuk brand yang relatif baru di Indonesia.
Bahkan berkomitmen akan mencapai 100 dealer resmi hingga akhir 2025 ini. Hanya tersisa tidak sampai 2 bulan menuju akhir tahun, yang artinya nyaris tiap hari akan ada launching dealer.
Bukan hanya melayani penjualan saja, dealer atau grup dealer BYD juga sudah punya standar 3S (Sales, Service, Sparepart). Artinya semua dealer sudah menyiapkan semua kebutuhan konsumen. Baik pembelian maupun perawatan.
Sementara itu, BYD juga menjadi peserta di GIIAS Makassar 2025. Sudah pasti brand BYD akan semakin dikenal oleh konsumen yang memang sedang mencari kendaraan listrik.

“Kami ingin BYD tidak hanya dikenal sebagai produsen kendaraan listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun ekosistem mobilitas hijau di Indonesia,”
“Dengan keterlibatan di Makassar, kami ingin menunjukkan bahwa kendaraan listrik kini bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang nyaman digunakan,” tambah Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
