Kemudi.id – Jordan Johan dan Amato Rudolph seakan melakukan balas dendam saat ajang ITCR 1200 putaran 6 di sirkuit Mandalika, Lombok, NTB (14/12/2025).
Bukan terhadap pembalap lainnya, namun justru pada diri masing-masing.
Setelah sempat melakukan kesalahan di putaran 5, untuk putaran 6 enggan mengulanginya. Terlihat sejak sesi kualifikasi, keduanya berada di posisi 1 dan 2. Namun saat Superpole, turun ke posisi 3 dan 4.
Menarik saat sesi Superpole tersebut. Karena ternyata Jordan dan Amato terkena hujan atau track basah lebih dulu dibanding pembalap lain. Penyebabnya karena kedua TGRI tersebut dilepas terakhir, sesuai dengan regulasi Superpole yang berlaku.
Balas dendam terlihat saat balap sesungguhnya. Setelah sempat start dan 2 lap awal dipandu Safety Car, kemudian lap ke-3 dan selanjutnya benar-benar dilepas balap.
Duo Toyota Agya putih enggak mau kehilangan momen dengan masing-masing naik 1 posisi. Menempat posisi 2 dan 3.
Lomba yang berlangsung dalam keadaan hujan tersebut tak mengendurkan semangatnya.
Beberapa kali sempat fight, masuk dan keluar tikungan secara bersamaan. Menimbulkan risiko tinggi karena lintasan sangat basah yang membuat grip ban berkurang banyak.

Bahkan sempat juga fight bukan saja dengan pembalap lain, tapi juga antar Amato dan Jordan sendiri.
Meski akhirnya tertutup kesempatan untuk fight dengan Avila dan terlalu beriisiko karena lintasan sangat licin, kedua pembalap TGRI terus mempertahankan posisinya.
“Setelah ada small mistake itu, balap dalam hujan justru sesuai keinginan saya. Karena memang saya senang balap pas basah,”
“Persaingannya menjadi lebih seru dan tetap ketat. Ini jadi penyemangat saya untuk tampil kompetitif ketika basah,” ucap Jordan Johan kepada redaksi Kemudi.id.
Sampai pada akhirnya, Amato menyelesaikan balap di posisi 2 dan Jordan di posisi 3. Meski demikian race pace Jordan jadi yang tercepat dari semua pembalap ITCR 1200, bahkan berhasil menyabet gelar ‘Fastest of The Day’.

Kehadiran para petinggi Toyota Astra Motor (TAM) langsung ke sirkuit terbayar. Di kelas Seeded B keduanya berada di posisi 1 dan 2.
Ketatnya persaingan di ITCR 1200 membuat kelas ini mendapat julukan kelas neraka, selain ITCR 1500.
