Kemudi.id – Rifat Sungkar memulai langkah baru lewat programnya, The Legend Continues. Bukan dengan ‘turun gunung’ ikut reli lagi, tapi memulai regenerasi lewat anaknya, El Mayka Rifat Sungkar.
Anak tertua pasangan Rifat- Sissy tersebut akan memulai debut resmi secara profesional mulai 2026 ini.
Sebelumnya, pasangan bapak-anak ini sudah ikut pernah ikut tahun lalu, namun saat masih itu sekedar iseng saja.
- Simpati Woman Rally Team (SWRT) Siap Bersaing di 4 Putaran Kejurnas Sprint Rally 2026, Ini Perelinya
Tahun ini akan lebih serius dibanding tahun lalu. Rifat tetap menjadi driver dsn El Mayka tetap di posisi navigator.
“Jenjangnya seperti itu. Kita berikan patokan atau benchmark dulu mengenai kecepatan, kalau sekian kencang, kalau sekian pelan dan kita kasih tahu juga konsekuensinya,”
“Kalau tiba-tiba dia nyetir, dia belum tahu patokan nyupir kencang dan benar itu seperti apa,”
“Jadi, ya, gue menerapkan seperti apa yang dulu orang tua didik juga. Kita bertahap untuk terus maju,” ucap Rifat.
Dalam program The Legend Continues ini, El Mayka tidak berhenti hanya di 2026 ini saja. Untuk 2027 nantinya akan menjadi driver dan Rifat navigatornya.
Program yang dirancang ini akan berakhir pada 2031 mendatang. Memang cukup lama, karena dibikin secara bertahap sampai Mayka benar-benar bisa bekerja sama dengan seluruh anggota tim.
Bahkan hal tersebut sudah dimulai sejak saat ini. Mayka yang baru berusia 12 tahun sudah harus bisa mengurus dan menyiapkan keperluan balapnya sendiri. Helm, buku pacenote, baju balap, sepatu balap dan lainnya.
Sementara itu, El Mayka menjalankan program ini juga dengan baik.
“Saya ingin balap. Ada banyak pelajaran dari ayah dan juga om Redwan (navigator Rifat yang juga jadi mentor Mayka, red). Semua diajarin, cara ngomong, intonasi dan lainnya. Seru sih semuanya,” jelas El Mayka yang hobi sepak bola ini.
Sementara itu, dalam kejurnas sprint rally 2026 ini pasangan keluarga tersebut diprediksi akan menggunakan BMW.
Alasannya, karena mobil ini dianggap pas untuk belajar. Tidak terlalu kencang sehingga El Mayka bisa terus improve cara baca pacenote. Selain itu juga bisa melatih feeling terhadap gerakan mobil.
Dengan seriusnya El Mayka terjun di reli berarti sudah 3 generasi keluarga Sungkar berkiprah di motorsport, utamanya reli.
“Tapi gue tetap ingin dia tumbuh sesuai keinginannya. Tetap memberi ruang untuknya,” tutup Rifat.
