Wednesday, June 17, 2026
HomeSportDuet Amato Rudolph dan Farrel Rafellyno Sukses Kunci Podium ITCR 1200, Kerja...

Duet Amato Rudolph dan Farrel Rafellyno Sukses Kunci Podium ITCR 1200, Kerja Keras TGRI Terbayar

Kemudi.id – Pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) membuka persaingan balap turing kelas ITCR 1200 dengan sangat baik. Balap yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut punya persaingan yang sangat ketat (13-14/6/2026).

Berlaga di kelas neraka Kejurnas ITCR 1200, Amato Rudolph dan Farrel Rafellyno Augusto menggeber All New Agya Stylix yang dipreparasi TGRI.

Kejurnas ITCR 1200 saat ini menjadi salah satu kelas yang sangat banyak pesertanya. Saat putaran 1 dan 2 di Mandalika tersebut tercatat melepas 33 starter dari tim pabrikan maupun privateer.  

Saat berlaga di putaran 1, Amato yang start dari posisi 5 langsung berada di grup depan selama 12 laps balap. Safety car sempat masuk lintasan karena adanya kecelakaan.

Setelah safety car meninggalkan lintasan, Amato tetap bisa menjaga posisinya hingga finish di posisi 3.

Sementara itu Farrel sedikit apes, karena harus terjebak di tengah-tengah insiden balap. Membuat posisinya agak sulit untuk terus bergerak ke depan. Pembalap muda berusia 16 tahun ini start dari posisi 6.

Meski sempat terjebak dalam insiden yang kurang menguntungkan, tapi Farrel yang juga drifter ini sanggup finish di posisi 4 kategori Non Seeded.

Berbekal hasil lomba putaran 1, para engineer TGRI melakukan ubahan seting mobil pada malam hari untuk dipakai saat putaran 2 (Minggu, 14/6/2026).

Farrel dan Amato amankan podium di ITCR 1200 Mandalika 2026 (foto : TGRI)

Seting tersebut disesuaikan dengan keinginan dan atas masukan dari para pembalap. Panduan-panduan tersebut yang membuat tangan dingin engineer TGRI bekerja secara maksimal.

Hasilnya sangat baik. Amato dan Farrel berhasil masuk superpole saat kualifikasi putaran 2. Amato berada di posisi 3 dan Farrel yang mencatat top speed terbaik 147,1 km/jam start dari posisi 4.

Dalam lomba, keduanya saling bertahan untuk bisa berada di posisi 5 besar. Aksi-aksi slipstreaming, bumper to bumper tak terelakkan selama lomba.

Kompetisi tahun ini semakin ketat karena pembalap sudah semakin paham dengan karakter sirkuit, cuaca, dan pembalap lainnya,”

“Berkat dukungan engineer yang sangat memahami kebutuhan kami, akhirnya TGRI bisa memaksimalkan performa untuk merebut podium juara Kejurnas ITCR 1200 back-to-back,”

Aksi slipstream antar pembalap TGRI jadi salah satu strategi (foto : TGRI)

“Saya juga sangat mengapresiasi performa Farrel sehingga langsung menjadi partner balap yang andal pada debutnya bersama TGRI. Semoga kami bisa menjaga konsistensi supaya menjadi yang terbaik tahun ini,” terang Amato Rudolph.

Perjuangan keduanya selama 12 putaran tersebut punya hasil yang sangat manis. Amato berhasil finish di posisi 2 Overall, sedangkan Farrel mengunci posisi pertama di kategori Non Seeded.

TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler