Saturday, June 20, 2026
HomeHeadlineMotoGP Indonesia 2026 Masuk Tahun Kelima Penyelenggaraan, Ini Dampak Ekonominya, Tiket Sudah...

MotoGP Indonesia 2026 Masuk Tahun Kelima Penyelenggaraan, Ini Dampak Ekonominya, Tiket Sudah Dijual

Kemudi.id – Sirkuit Pertamina Mandalika kembali akan menggelar event Pertamina Grand Prix of Indonesia pada Oktober 2026 mendatang.

Ini merupakan tahun ke-5 MotoGP digelar di sirkuit yang berlokasi di Kuta, Lombok, NTB tersebut.

“Dengan jangkauan siaran yang mencapai sekitar 677 juta pasang mata secara global, ajang ini memperlihatkan bagaimana Indonesia mampu menghadirkan event berstandar dunia sekaligus menciptakan dampak nyata bagi masyarakat,” ucap Maya Watono, Direktur Utama InJourney saat launching event MotoGP di Jakarta (18/6/2026).

Pada event yang membawa semangat ‘The Rise of Local Heroes‘ ini sebanyak 22 pembalap MotoGP akan hadir, kemudian 28 pembalap Moto2 dan 26 pembalap Moto3.

Di sela-sela pembalap tersebut, hadir juga pembalap Indonesia yang fenomenal. Ada Veda Ega Pratama yang bertarung di Moto3 dan Mario Suryo Aji di Moto2.

Dua pembalap Indonesia ini harus mendapat dukungan penuh masyarakat Indonesia.

“Senang bisa balap di Mandalika, di depan penonton Indonesia. Ini jadi home race dan saya berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Veda Ega Pratama lewatan tayangan video.

Sementara itu, Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga RI juga memberi dukungan positif, bukan hanya pada event, tapi juga kehadiran 2 pembalap Indonesia tersebut.

“Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menunjukkan bahwa pembinaan olahraga motorsport Indonesia berada pada arah yang positif,”

“Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya menghadirkan tontonan kelas dunia, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi, berkompetisi, dan berprestasi di tingkat internasional,” ujar Erick Thohir.

Ilustrasi. Gelaran MotoGP memberi dampak ekonomi yang sangat baik (foto : MotoGP)

Adapun gelaran MotoGP ini bukan hanya melambungkan nama Indonesia di kancah internasional, namun juga memberi dampak ekonomi. Utamanya masyakarat lokal NTB.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P sangat menyambut baik gelaran tersebut. Sebab membuat nama NTB semakin dikenal di internasional.

“Tercatat di kami pada gelaran MotoGP 2025, ada sekitar lebih dari 200 ribu pengunjung di kawasan itu yang datang dan melakukan berbagai aktivitas,”

“Ini berdampak langsung bagi masyarakat sekitar. Mereka yang merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Lebih dari 600 UMKM lokal ikut andil dalam ekosistem penyelenggaraan MotoGP tersebut. Kemudian juga lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal terserap di berbagai sektor pendukungnya.

Bahkan secara nasional, punya dampak ekonomi mencapai Rp4,96 triliun, dengan multiplier effect di berbagai sektor.

Dalam launching event tersebut juga diumumkan penjualan tiket.

Ticket booth MotoGP Indonesia 2026, salah satunya di pelataran Sarinah, Thamrin (foto : toncil)

Program Early Bird berlangsung mulai 18 Juni hingga minggu kedua Juli 2026 dengan potongan harga 50 persen.

Selanjutnya, Presale 1 berlangsung pada minggu kedua Juli hingga minggu kedua Agustus 2026 dengan potongan harga 30 persen.

Serta Presale 2 pada minggu kedua Agustus hingga minggu ketiga September 2026 dengan potongan harga 20 persen.

Selanjutnya akan berlaku harga normal. Tiket bisa diperoleh lewat aplikasi atau ticket booth GOERS.

TERKAIT
- Advertisment -

Terpopuler