Jakarta, Kemudi.id – Mudik jadi tradisi masyarakat Indonesia dalam hal merayakan Idul Fitri.
Dalam perayaan Idul Fitri 1446 H tahun ini, Kemudi.id mudik menggunakan Toyota Veloz Q CVT TSS.
Ada pertimbangan tersendiri kami memilih MPV Toyota ini.
Info menarik :Â Toyota New Agya Ada Yang Pakai Lambang Burung Garuda dan Toyota, Ternyata Ini Beda Keduanya
Menggunakan mesin 1.500 cc, performanya tentu sangat cukup untuk dipakai mudik. Terlebih kami hanya pergi ke Bandung, Ciwaruga, Ciwidey dan sekitarnya saja.
Kemudian transmisinya menggunakan CVT. Sangat berbeda dengan Toyota Veloz sebelumnya yang masih pakai otomatis biasa.
Dengan CVT, perpindahan gigi 7 percepatan menjadi lebih mulus. Sehingga berkendara juga jadi lebih nyaman.

Mode manual ini sempat dicoba saat menanjak di tol sekitar Padalarang. Transfer tenaganya sangat baik.
Selain itu, mobil ini juga sudah pakai penggerak roda depan. Membuat lantai mobil jadi lebih rendah. Sehingga naik dan turun mobil juga jadi lebih mudah.
Enaknya lagi, legroom penumpang baris ke-2 cukup lega. Istri dan anak yang duduk di situ bisa cukup nyaman kakinya. Bahkan juga sempat diselipkan beberapa barang di sana.
Untuk posisi berkendara, mobil dengan tombol start/stop ini juga menyenangkan. Setir ada tilt dan teleskopiknya, kemudian tentu jok juga bisa disetel.
Fitur-fitur yang dibawa juga sangat mendukung perjalanan. Tinggal colok saja kabel USB ke smartphone, maka Android Auto akan langsung terkoneksi.
Maps yang terpampang di layar juga besar jadi sangat mudah untuk memantau jalan. Bersamaan dengan maps, pemutar lagu Spotify tetap bisa dimainkan juga.

Enggak hanya itu, penumpang baris ke-2 juga ada port untuk charging gadget. Bahkan sampai ke baris 3. Nah enaknya di baris 3, smartphone bisa simpan di dekat charger sehingga enggak perlu repot.
Dalam kesempatan mudik kali ini juga kami bisa mengetahui kemampuan suspensinya. Saat diisi penumpang normal, 5 orang dengan barang bawaan normal, redaman suspensi masih terasa normal.
Namun kondisi berbeda ketika semua barang masuk sampai memenuhi ruang bagasi dan satu bangku belakang terlipat.

Saat itulah terasa kalau suspensi belakang terlalu empuk. Hingga akhirnya mengayun dan terasa bottoming. Menanjak juga jadi lebih berat dibanding barang bawaan normal.
Bagaimana dengan konsumsinya? Nah, ini yang kami sangat suka. Dengan berbagai kondisi jalan dan barang muatan yang terkadang penuh sesak, masih sangat efisien.
Tercatat dengan menggunakan bahan bakar RON 92, konsumsi terbaik bisa sampai 13,5 kilometer untuk 1 liternya.

Tertarik? Toyota Veloz berdasar website resmi Toyota berharga Rp296.800.000 – 346.400.000 (on the road Jakarta).
