Kemudi.id – Ferry Andrea Saputra punya performa yang baik ketika berlaga di sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB (12-14/12/2025). Dirinya mengikuti 2 kelas balap sekaligus, Krida Agya OMR dan juga ITCR 1200.
OMR Toyota Agya tersebut merupakan bagian dari gelaran Mandalika Festival of Speed (MFoS) yang digelar sebanyak 10 putaran. Sementara ITCR 1200 merupakan kelas kejurnas yang punya persaingan sangat ketat.
Ferry, demikian sapaan akrabnya start bukan dari posisi depan, namun bisa melesat ke depan memanfaatkan kelemahan lawan yang ada.
Di OMR Agya posisinya sempat tertahan di belakang Farrel yang memang juga bagus. Namun ternyata Farrel sempat melakukan kesalahan dan dimanfaatkan oleh Ferry.
Mulai sejak itu pria ramah tersebut menjaga posisinya untuk terus berada di grup depan. Meski usahanya tak terlalu mudah karena Farrel terus menguntit di belakang.
Sampai akhirnya perjuangan tersebut selesai setelah melintas garis finish di posisi 3 terbaik.
“Ketat persaingannya. Tapi saya lihat ada celah untuk masuk ke depan dan akhirnya bisa saya pertahankan. Belakang saya juga cukup kencang jadi saya enggak mau bikin salah,” jelas Ferry yang juga pemilik showroom mobil bekas di Karawang, Jabar.
Hasil akhirnya, Ferry meraih posisi 3 overall, sekaligus posisi 1 Non seeded.Â
Kemudian di ITCR 1200 disebutkan tak kalah sengit persaingannya. Berawal dari kualifikasi, sempat melintir dan pelek pecah membuat pembalap yang bernaung di tim GR Garage Auto2000 tersebut harus start dari posisi paling belakang.
“Agak repot start dari paling belakang, karena banyak terhalang. Jadi harus cari-cari celah supaya bisa ke depan,”
“Tapi memang persaingan di ITCR 1200 sangat ketat. Seru banget untuk menambah jam terbang,” tambah pemilik laman website www.MobilKarawang.com tersebut.
Kegigihannya untuk menyusul satu per satu pembalap membuahkan hasil. Overall Ferry finish di posisi 10, dan posisi 3 kategori pembalap Non Seeded.

Ferry Andrea Saputra bisa dibilang menjadi salah satu pembalap yang ‘tercebur’ ke balap mobil.
Berawal ketika menyewa Toyota Agya untuk track day, tapi ternyata justru langsung ikut balap di MFoS 2025.
Mulai sejak itu, karena sudah beli baju balap, helm balap, sarung tangan dan lainnya diputuskan untuk terus terjun.
Ferry yang juga pernah balap motor dan kemudian berhenti, akhirnya beli Toyota Agya untuk dijadikan pacuan balap.
Pemukim di Cikarang ini tidak ‘berjalan’ sendiri namun mendapat dukungan penuh dari istrinya.
Berdasar pantauan redaksi Kemudi.id, sang istri terjun langsung menyiapkan perlengkapan balap. Bahkan sempat seting gadget untuk mencatat waktu tempuh.
Tanggung ‘basah’, ‘nyemplung’ sekalian.
