Kemudi.id – Balap satu merek atau one make race kerap dipakai untuk menjadi ‘pintu masuk’ para pembalap baru.
Ini yang dilakukan pembalap Fitra Eri terhadap anaknya, Farrel Rafellyno. Setelah cukup matang di ajang drifting dengan menyabet banyak gelar juara, Farrel untuk pertama kalinya ikut balap turing.
Menjadi peserta di Krida Agya OMR, Farrel punya performa yang sangat memukau. Mengejutkan banyak pihak termasuk ayahnya sendiri.
Ketika sesi latihan, catatan waktunya 2 menit 6 detik untuk satu putarannya. Bahkan untuk kecepatannya, menjadi yang tertinggi, mencapai 147 km/jam.
Ini pencapaian yang sangat baik mengingat pelajar berkacamata ini baru pertama kali ikut balap turing.
Kejutan berikutnya saat sesi kualifikasi. Dengan mengejutkan, Farrel mampu berada di posisi 2, jauh di depan para senior-seniornya di balap turing.
Sayangnya ketika lomba posisi ini tidak bertahan lama. Belum sampai 1 lap habis, posisinya melorot.
“Kayaknya memang beberapa kali salah ambil line dan ngeremnya terlalu keras, jadi ngeblok dan mobil sudah diarahkan. Jadi pas digas lagi, tenaga belum keluar, pembalap lain sudah menyusul,” ungkap pembalap yang bernaung di tim Bumidia Racing.
Meski sempat melorot, namun tetap fight untuk bisa ke depan. Sayangnya lagi-lagi terlihat beberapa kali melakukan pengereman secara keras yang menghasilkan asap putih mengepul dari ban. Tanda kalau ban ngeblok.
Selain itu, diakui oleh dirinya kalau beberapa kali juga sempat salah ambil line balapnya.
“Jadi saya susah untuk nyusul atau mendekat ke depan. Karena ketika mau mendekat atau nyusul sudah keburu tertutup,” jelasnya lagi.
Hasil akhirnya, Farrel tetap mampu finish dengan gemilang saat putaran 5 berlangsung. Langsung naik podium dan meraih point.
Kemudian di putaran 6 yang berlangsung pada Minggu (14/12/2025) menjadi seperti antiklimaks. Karena harus start dari dan finish under Safety Car, disebabkan hujan sangat lebat. Sehingga tidak ada aksi susul.
“Tapi tetap harus ada strateginya saat lomba. Walaupun jalannya enggak terlalu kencang, tapi tetap tidak boleh sampai melintir. Karena kalau melintir, bisa jadi posisi paling belakang. Itu yang aku jaga banget,” tambah Farrel.
