Monday, July 15, 2024
Google search engine
HomeHeadlineBYD Launching 3 Produk Sekaligus, Seperti Ini Teknologi Yang Diusung

BYD Launching 3 Produk Sekaligus, Seperti Ini Teknologi Yang Diusung

Jakarta, Kemudi.id – Build Your Dream (BYD) merupakan pabrikan mobil listrik yang baru saja launching 3 produknya sekaligus (18/1/2024).

Bertempat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) BYD memperkenalkan varian Atto 3 (hatchback), Dolphin (SUV) dan Seal (sedan).

Ketiganya punya kemampuan jelajah yang berbeda-beda. Juga dengan akselerasi dan variannya. Jelas saja karena ketiganya menyesuaikan segmen yang dimasuki.

Meski demikian, tiga produk yang didatangkan langsung dari Cina ini punya basis teknologi yang sama.

“Paling utama teknologi dari ketiganya adalah sudah pakai blade battery, CTB dan juga e:Platform 3.0,”

“Ini teknologi yang ada di semua produk BYD. Jadi tidak perlu diragukan lagi,” ucap Nathan Sun, Operational Director PT BYD Motors Indonesia.

Ilustrasi blade battery yang dipakai BYD (foto : toncil)

Blade battery menggunakan Lithium Iron Phospate (LFP). Baterai ini diklaim punya tingkat keamanan yang tinggi, juga lebih rendah risiko. Lebih stabil dan ramah lingkungan.

Bukan itu saja, pihak BYD juga sudah melakukan test terhadap baterai ini.

“Kita sudah test sampai sejauh 1,2 juta kilometer dan tetap aman. Selain itu kita juga bawa ke daerah-daerah yang punya suhu ekstrem,” jelas pria asal Cina yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini.

Teknologi berikutnya adalah penggunaan e:Platform 3.0. Ini juga sudah diadopsi oleh 3 produk tersebut.

Dengan teknologi ini, membuat charging lebih cepat. Hanya dalam 5 menit, baterai sudah terisi dan kira-kira bisa dipakai sampai 150 kilometer.
Ini sangat baik terlebih bagi mereka yang harus bergerak cepat dengan mobil listriknya.

Selain itu, juga terdapat 8 in 1 electric powertrain dengan platform tersebut.

Teknologi lain yang diusung adalah CTB atau Cell to Body. Ini merupakan kekuatan struktur dari bodi mobil BYD yang sangat baik dan aman untuk penumpang serta pengendara.

Cell To Body (CTB) dari BYD yang sudah uji tabrak samping ( foto : toncil)

Menurut Nathan, CTB ini untuk melindungi ketika ada tabrak samping.

“Ini yang banyak ditakutkan. Dengan CTB, ketika terjadi benturan samping maka di-absorb terlebih dahulu sehingga efek ke kabin tidak fatal,” ungkapnya lagi.

Teknologi-teknologi yang terpasang tersebut menjadi satu kesatuan secara keseluruhan. Sehingga mencipta dan membuat BYD merupakan produk yang aman dan sarat teknologi.

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Terpopuler