Saturday, April 13, 2024
Google search engine
HomeHeadlineHonda Perkenalkan Honda Racing Indonesia (HRI), Ini Ubahannya dari Tahun Lalu

Honda Perkenalkan Honda Racing Indonesia (HRI), Ini Ubahannya dari Tahun Lalu

Sentul, Kemudi.id – Honda kembali memperkenalkan tim Honda Racing Indonesia (HRI) yang ikut jadi peserta balap turing Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2024 (3/3/2024).

Ada cukup banyak ubahan dibanding HRI tahun lalu.

Untuk musim 2024 ini, HRI mendapat sponsor dari Wincos, Pertamina Fastron dan juga pelek Torsion.

Pihak Torsion akan mendevelop pelek khusus balap yang akan dipakai HRI, tapi bukan di seri 1 kemarin (3/3/2024). Melainkan baru bisa pada putaran selanjutnya. Disebabkan alat memang baru datang.

Baca : Honda Sukses Jual 1.297 Unit di IIMS, Segmen Ini Paling Banyak Diincar

Perbedaan lainnya, mobil balap yang dipakai Alvin Bahar sudah ganti. Menggunakan New Honda Civic Type R terbaru.

“Mobil ini masih standar. Komputer belum diganti. Perbedaan dibanding yang sebelumnya, tenaga mesin meningkat sedikit, tapi handling jauh lebih bagus,” komentar Alvin Bahar.

Ubahan di tim lainnya adalah, penggantian pembalap di ITCR 1200. ‘Kursi’ Busro diisi M. Andri Abirezky. Seorang pembalap muda yang menggunakan Honda Brio dan masuk kategori pembalap Rising Star.

Pengenalan tim Honda Racing Indonesia (HRI) 2024 (foto : toncil) 

Selain itu kini HRI berjumlah 4 mobil, yang biasanya hanya 3. Ini karena Avila Bahar juga ikut terjun di ITCR 1200 menggunakan Honda Brio. Padahal selama ini dia selalu di ITCR 1500.

“Dengan formasi pembalap dan sponsor yang ada, saya berharap dan yakin kalau tim bisa mendapatkan hasil maksimal,”

“Kerja sama pembalap dan arahan dari Alvin Bahar saya rasa sangat bisa diterima mereka,” ucap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM).

Sementara itu, Alvin yang juga sebagai Direktur HRI menyebut alasan sampai ada 4 mobil dan 1 kelas (ITCR 1200) diisi 2 pembalap.

New Honda Civic Type R yang dipakai Alvin Bahar (foto : HPM)

“Tahun lalu hasil yang kita capai sudah sangat bagus. Meraih gelar juara nasional,”

“Tapi sayangnya kita tidak bisa gelar juara tim, karena 1 kelas hanya diisi oleh 1 peserta saja. Jadi, dengan 4 mobil ini, 2 di ITCR 1200, kita juga mengincar gelar tim,”

“Selain itu saya berharap di ITCR 1200 bisa mendapat juara Rising Star, Master dan tim. Akan lebih lengkap lagi,” ungkapnya.

Jelas ini merupakan tantangan yang wajib dituntaskan oleh Avila Bahar dan juga Andri kedepannya.

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Terpopuler