Tuesday, June 25, 2024
Google search engine
HomeHeadlinePengalaman Ricciardo, Dokter dan Perawat Anggap Pembalap F1 dan MotoGP Bukan Orang

Pengalaman Ricciardo, Dokter dan Perawat Anggap Pembalap F1 dan MotoGP Bukan Orang

Jakarta, Kemudi.id – Tabrakan atau terjatuh dengan hebat dan keras sudah menjadi hal yang biasa bagi para pembalap F1 dan MotoGP.

Sebab itu pula mereka kerap kali berhubungan dengan tenaga medis, seperti dokter dan juga perawat.

Masing-masing pembalap tentu punya pengalamannya. Namun agaknya baru Daniel Ricciardo, pembalap F1 yang mau bercerita pengalaman menarik tentang dokter dan perawat.

Interaksi intens antara pembalap tim AlphaTauri tersebut dengan dokter dan perawat terjadi setelah dirinya menabrak pembatas sirkuit saat latihan resmi F1 Belanda.

Setelah itu dirinya dibawa ke rumah sakit.

“Staf medis di sana seperti bilang, ‘o iya, ini hanya patah saja kok,’. Padahal saya merasa sangat sakit, seperti ada gajah menginjak tangan saya,” jelas Ricciardo.

Dokter merekomendasikan untuk operasi. Dokter juga menyebut kalau Ricciardo boleh memilih tempat operasi atau pindah dokter.

Hingga kemudian dirinya konsultasi ke Lance Stroll, pembalap F1 tim Aston Martin Aramco. Disarankan Lance untuk berhubungan dengan dokter Xavier Mir.

“Dia dokter yang biasa menangani pembalap MotoGP, yang bukanlah ‘orang’ dan itu fakta. Menangani juga Marc Marquez ketika operasi,” jelasnya lagi.

Setelah kontak dengan dokter tersebut, akhirnya disepakati kalau akan operasi.

“Sampai di rumah sakit, dokter dan perawat seperti menganggap, ‘ah ini pembalap F1 dan MotoGP sama saja, tidak punya rasa sakit’,”

“Dokter dan perawat, anda salah. Saya manusia dan punya rasa sakit. Bahkan mungkin untuk 48 jam ke depan saya akan terus menangis di rumah sakit ini karena kesakitan,”

“Bukti lain kalau mereka menganggap kita bukan manusia adalah, mereka semua tertawa saat saya menanyakan setiap jarum yang ditusukkan ke tangan saya,”

“Mungkin mereka pikir saya akan sekuat para pembalap MotoGP. Saya tegaskan, tidak,”

“Tapi perlu saya akui mereka semua yang merawat saya adalah yang terbaik. Hanya saja terkadang anggapan mereka yang tidak pas,” kekeh pembalap asal Australia ini.

Atas insiden menabrak pembatas sirkuit tersebut, Ricciardo harus absen di 5 putaran balap F1. Hingga harus menunggu pulih dan balap lagi di musim 2024.

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Terpopuler