Saturday, April 13, 2024
Google search engine
HomeHeadlineGlenn Nirwan Balap TCR di Australia, Begini Sistem Lombanya, Beda Banget

Glenn Nirwan Balap TCR di Australia, Begini Sistem Lombanya, Beda Banget

Jakarta, Kemudi.id – Pembalap Indonesia, Glenn Nirwan akan ikut ajang balap turing di Australia.

Glenn akan gabung bersama tim Tufflift Racing dan menggunakan Audi RS3 LMS TCR. Sama seperti yang dipakai ketika dirinya balap ISSOM di Indonesia.

Glenn Nirwan merasa tertantang untuk balap di Australia (foto : toncil)

Pengusaha muda asal Kalimantan ini akan ikut 7 putaran Supercheap Auto TCR Australia Series tersebut. Putaran pertama akan berlangsung pada Februari di Sandown Raceway.

Pada balap itu ada banyak yang sangat menarik, dan membuat Glenn merasa sangat tertantang untuk menghadapinya.

Pertama adalah ada lebih dari 15 pembalap pabrikan. Artinya, mereka punya kemampuan yang kencang, bukan saja dari sisi pembalap tapi juga mobilnya.

“Kalau di Indonesia, memang kencang, tapi belum merata. Pas di Australia nanti ada 20 pembalap dan kemampuannya rata. Ini jadi tantangan yang sangat menarik,” ucap punggawa BRM Motorsport tersebut.

Selain itu, dirinya juga akan dibantu oleh pembalap kelas internasional. Mereka adalah Rob Huff yang menjadi juara di WTCC dan WTCR.

Kemudian juga Fred Versvich yang pernah menang ajang 24 Hours of Nurburgring pakai Audi R8 LMS pada tahun 2019 silam.

Hal menarik lainnya adalah sistem lomba yang dijalankan. “Nantinya akan ada 3 race setiap putaran. Mulai Sabtu,” jelas Glenn kepada Kemudi.id.

Mobil Audi RS3 LMS TCR (paling depan) yang dipakai Glenn saat Issom 2023 (foto : toncil)

Perhitungannya. Jumat menjalani free practise. Kemudian Sabtu bertanggung kualifikasi dan race 1.

Hari Minggu, menjalani race 2 dengan sistem reverse grid untuk posisi 1-10. Jadi pembalap yang finish di posisi 10 pada race 1 akan start paling depan di race 2. Posisi 9,start di grid 2. Begitu terus sampai 10 pembalap.

Kemudian, race 3 juga pada Minggu. Posisi startnya berdasar pada hasil point saat race 1 dan 2. Point terbesar akan start dari posisi paling depan.

Hal lainnya mengenai jumlah putaran. Seperti sudah disebutkan, TCR Australia ini akan menjalani 7 putaran. Jika dihitung dengan 3 race, maka akan balap resmi sebanyak 21 kali.

“Bukan cuma itu saja, 7 putaran dengan 7 sirkuit berbeda. Jadi tahun lalu setiap seri pemenangnya selalu berbeda,”

“Ini jadi balap yang sangat menyenangkan dan lebih menyenangkan lagi karena ini benar-benar baru untuk gue,” tuntas Glenn

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Terpopuler