Tuesday, June 25, 2024
Google search engine
HomeHeadlinePeserta Mengeluh Penyiraman Trek Kejurnas Sprint Reli di Jogja, Ini Faktanya

Peserta Mengeluh Penyiraman Trek Kejurnas Sprint Reli di Jogja, Ini Faktanya

Jogja, Kemudi.id – Kejurnas sprint reli putaran 2 berlangsung di Adisujipto Gravel Sport (AGS), Jogja, (24-26/5/2024).

Kondisi lintasannnya cukup kering. Sehingga ketika dilintasi mobil saat survey atau shakedown (24/5/2024) dikhawatirkan akan berdebu cukup parah.

Maklum saja, karena jumlah peserta yang akan start mencapai 137 pasangan driver dan navigator.

Baca : Kejurnas Sprint Reli Putaran 2 di Jogja diikuti 137 Peserta, Begini Kata Pereli Tentang Treknya, Sempat Ada Macet di Lintasan

Alhasil pihak pengelola sirkuit menyiram trek menggunakan truk. Sehingga membuat trek menjadi basah dan juga licin.

Inilah yang dikeluhkan para peserta. Mereka khawatir saat lomba trek juga akan disiram supaya tidak debu.

Kekhawatiran peserta cukup masuk akal. Karena bisa saja nantinya jadi kurang fair antar peserta.

Ada yang dapat kondisi trek kering sehingga waktu bagus, tapi ada juga yang mendapat kondisi trek basah atau licin membuat waktu tempuh kurang bagus.

Baca : Yamaha Kembangkan Paket Aerodinamika Baru, Bawa ke MotoGP Catalunya, Ini Yang Diharapkan

Bukbis Pancawinarna dari Beagle selaku pihak pengelola sirkuit memberikan jawabannya.

“Benar memang ada penyiraman, tapi itu hanya dilakukan saat hari kerja saja. Ketika lomba, tidak ada penyiraman dari kita,”

“Penyiraman dari kita saat hari kerja juga supaya kondisi tanah menjadi padat. Membuat peserta bisa gaspol di sini,” jelasnya saat dihubungi Kemudi.id.

Ditambahkan olehnya, penyiraman dilakukan untuk mencegah debu terbang terlalu tinggi. Sebab lokasi trek dekat dengan landasan pacu dan dikhawatirkan mengganggu penerbangan.

Baca : BMW Perkenalkan Teknologi Connected Drive, Ini Kecanggihannya

Sepertk diketahui Lanud Adisujipto ini merupakan landasan aktif dari TNI AU dan suka dipakai untuk latihan terbang. Sehingga jika debu terlalu tinggi dikhawatirkan mengganggu.

Selain itu, dekat dengan lintasan juga ada perkantoran aktif TNI AU. Tentunya dipakai berkegiatan selama hari kerja tersebut.

Saat sudah masuk weekend, maka perkantoran juga libur. Aktivitas di landasan pacu juga sangat berkurang.

 

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Terpopuler